CIREBONINSIDER.COM – Harapan warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Babelan untuk memiliki akses transportasi yang layak kini mulai menemui titik terang.
Pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai melalui prosesi groundbreaking yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, Senin (30/3/2026).
Proyek infrastruktur ini bukan sekadar pembangunan fisik biasa, melainkan implementasi nyata dari Program Karya Bakti TNI Angkatan Darat.
Baca Juga:Siasat Plt Bupati Bekasi Tambal Defisit Rp649 Miliar, Sektor Pajak Air Tanah dan Retribusi Jadi IncaranSidak THR DPRD Kabupaten Bekasi: Soroti Nasib Security di PT Liwewe, Vendor Outsourcing Beri Janji H-7
Inisiatif ini selaras dengan poin Asta Cita ke-3 Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pada pemerataan pembangunan dari desa demi kesejahteraan rakyat secara inklusif.
Teknologi Armco: Solusi Tepat Guna dan Efisien
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengungkapkan bahwa pemilihan konstruksi Armco (baja bergelombang) merupakan langkah strategis.
Teknologi ini dipilih karena efisiensinya dalam menjawab tantangan geografis wilayah Babelan tanpa mengurangi aspek keamanan dan kualitas bangunan.
”Pembangunan ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat. Konstruksi Armco memungkinkan pengerjaan lebih cepat sehingga konektivitas antarwilayah di Desa Kedungjaya dan sekitarnya bisa segera terhubung,” ujar Asep.
Memutus Isolasi, Menggerakkan Ekonomi Desa
Keberadaan Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. Selama ini, keterbatasan infrastruktur penghubung menjadi kendala utama dalam distribusi logistik dan akses layanan dasar.
Dampak Strategis Jembatan Garuda:
– Aksesibilitas Pendidikan & Kesehatan: Memperpendek waktu tempuh warga menuju fasilitas publik.
– Distribusi Logistik: Mempercepat aliran barang dan jasa, menurunkan biaya angkut hasil bumi/dagang.
– Konektivitas Wilayah: Menghubungkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di pelosok Bekasi.
Baca Juga:KDM di HUT Kota Bekasi Ke-29: Hapus Sekat Kewenangan, Targetkan 'Zero Banjir' tanpa Alasan!Jalur "Maut" Pantura Bekasi-Cirebon Segera Diperbaiki, Dedi Mulyadi Akui Adanya Hambatan Administratif
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah kesulitan rakyat.
Karya Bakti ini menjadi bukti bahwa sinergi antara militer dan pemerintah daerah mampu mempercepat pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan akar rumput.
”Ini adalah bentuk pengabdian kami. Sesuai arahan Bapak Presiden, negara harus hadir. Melalui semangat gotong royong, Jembatan Garuda akan menjadi simbol kemajuan di wilayah pedesaan,” tegas Letkol Michael.
Pembangunan ini diharapkan selesai tepat waktu dengan kualitas yang terjaga, sekaligus menjadi pemicu semangat bagi Kabupaten Bekasi untuk terus bangkit dan mandiri dalam pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa.(*)
