CIREBONINSIDER.COM – Menanggapi gelombang keluhan warga terkait tumpukan sampah pasca-Lebaran Idulfitri 1447 H, Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik krusial, mulai dari Kecamatan Juntinyuat, Karangampel, hingga Krangkeng, Senin (30/03/26).
Langkah “turun gunung” ini dilakukan untuk memastikan jalur protokol dan pemukiman warga bersih dari ceceran limbah rumah tangga yang meningkat drastis selama masa libur panjang.
Respon Cepat Keluhan Publik
Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa peninjauan langsung ini adalah bentuk komitmen pelayanan publik.
Baca Juga:Gebrakan Pasca Lebaran: Lucky Hakim 'Todong' Kepala OPD Indramayu Selesaikan Masalah Sampah dan JalanBupati Lucky Hakim Warning ASN Indramayu Pasca Lebaran: Jangan Alergi Kritik di Media Sosial
Ia mengamati langsung titik pembuangan sampah yang meluber hingga ke bahu jalan, yang memicu bau tak sedap dan mengganggu estetika kota.
”Volume sampah pasca-Hari Raya memang melonjak signifikan. Kita bergerak cepat merespons aduan masyarakat agar tidak terjadi penumpukan kronis di pinggir jalan,” ujar Lucky saat meninjau titik sampah di Juntinyuat.
Terobosan Operasional: Target ‘Daily Pickup’
Salah satu poin kritis yang ditemukan adalah frekuensi pengangkutan yang saat ini masih dilakukan dua hari sekali akibat keterbatasan unit kendaraan operasional.
Lucky Hakim menginstruksikan skema baru untuk mempercepat normalisasi kebersihan:
– Peningkatan Frekuensi: Target pengangkutan sampah bergeser menjadi setiap hari (Daily Pickup).
– Sewa Armada: Jika armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) belum mencukupi, Pemkab akan mengambil kebijakan strategis dengan menyewa kendaraan tambahan.
– Pagar Sterilisasi: Membangun pagar di sekitar bak sampah (TPS) agar sampah tidak meluber ke jalan raya.
”Secara ideal, sampah tidak boleh menginap. Harus diangkut setiap hari. Kalau armada kita masih kurang, saya minta Pemkab upayakan sewa kendaraan tambahan. Kebersihan adalah prioritas,” tegasnya.
Baca Juga:Indramayu Sabet UHC Awards 2026 Kategori Madya, Kepesertaan JKN Tembus 98 PersenTembus Pasar Nasional, Produk UMKM Indramayu 'Kuasai' Rest Area KM 130 Tol Cipali
Inisiasi Sampah Terpilah di Sekolah
Selain penanganan jangka pendek, Bupati Lucky mulai mendorong revolusi pengelolaan sampah dari hulu. Ia menginisiasi gerakan pemilahan sampah (plastik, kaca, logam) yang menyasar sektor pendidikan, khususnya di tingkat SD dan SMP.
Menurutnya, pemilahan sejak dini akan meringankan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Kita dorong sampah terpilah dari tingkat desa hingga kecamatan. Edukasi di sekolah adalah kunci agar sampah organik tidak lagi bercampur dengan material anorganik yang sulit diurai,” tambahnya.
