Heboh Musik Dangdut di Kantor Dinas Cirebon Disetop Paksa, BKPSDM: Ganggu Rapat DPRD!

Halalbihalal-acara-dangdut
Suasana kantor Pemkab Cirebon pembubaran acara dangdut halalbihalal. Foto: Antara

CIREBONINSIDER.COM – Suasana khidmat pasca-Lebaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mendadak riuh oleh dentuman musik dangdut pada Senin (30/3/2026) pagi.

Sayangnya, hiburan organ tunggal dalam acara halalbihalal di kantor Dinas PPKBPPPA tersebut harus berakhir prematur setelah dibubarkan paksa oleh pihak BKPSDM.

Langkah tegas ini diambil langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno.

Baca Juga:Sisa Kas Jabar Rp500 Ribu, Sekda Herman Suryatman Bongkar Strategi Belanja Agresif Era Dedi MulyadiPutus Rantai Tengkulak, Kopdes Merah Putih Jadi Penopang Utama Program Makan Bergizi Gratis

Pihaknya mengaku gerah setelah mengetahui adanya hiburan dengan volume suara yang sangat keras di tengah kawasan perkantoran pemerintah daerah pada saat jam operasional.

​“Sudah saya perintahkan untuk berhenti. Kegiatan musik dangdut tersebut dinilai tidak tepat dilakukan di lingkungan perkantoran,” tegas Ade dalam keterangan resminya.

​Menurut Ade, suara musik yang berdentum sejak pagi hari itu berpotensi besar mengganggu fokus kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas-dinas sekitar.

Tak hanya itu, lokasi kegiatan yang berdekatan dengan Gedung Legislatif dikhawatirkan mengganggu jalannya rapat penting anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

​Klarifikasi Kepala Dinas: Usulan Pegawai dan Dana Swadaya

Menanggapi pembubaran tersebut, Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, memberikan penjelasannya.

Ia menyebut agenda halalbihalal tersebut sebenarnya bertujuan untuk mempererat silaturahmi internal antarpegawai pasca-Idul Fitri 1447 Hijriah.

​Fitri mengklaim musik tersebut baru diputar sekitar pukul 09.00 WIB dan hanya berlangsung beberapa lagu sebelum akhirnya dihentikan.

Baca Juga:FKSM 2025: Kementerian Kebudayaan Sukses Ubah Gudang Pelabuhan Cirebon Jadi Ruang Seni PublikKKN Mahasiswa PJJ PAI UIN SSC Beri Warna Baru, Latih Siswa SDN Pekalangan Pemanfaatan Canva

​“Kegiatan ini hasil swadaya pegawai, tidak menggunakan anggaran dinas sedikit pun. Saat pihak BKPSDM menelepon, kami langsung kooperatif dan menghentikan acaranya,” kata Fitri.

​Evaluasi dan Permohonan Maaf

Meski diniatkan untuk keakraban, Fitri mengakui adanya kelalaian dalam mengontrol jalannya acara hingga memicu kegaduhan di area publik pemda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, acara yang semula direncanakan berlangsung hingga sore hari itu akhirnya resmi bubar total pada pukul 10.45 WIB setelah mendapat teguran keras.

​”Ini kesalahan saya karena tidak melakukan kontrol penuh terhadap acara tersebut. Kami memohon maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu,” pungkasnya.(*)

0 Komentar