Dokter Muda Gugur Akibat Campak di Cianjur, Dedi Mulyadi Sentil Bupati: Segera Tangani KLB!

Gubernur-Dedi-Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan pers mengenai penanganan KLB Campak dan duka wafatnya dokter muda di Cianjur. Foto: Humas Pemprov Jabar

​”Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh Kadinkes. Di Garut dan Tasikmalaya, kegiatan ini sedang berlangsung secara masif karena tingkat vaksinasi di sana masih rendah,” jelas Vini.

​Ancaman 102 Ribu Anak Tanpa Imunisasi

​Tantangan besar membayangi Jawa Barat. Data Dinkes menunjukkan masih ada sekitar 102.000 anak yang belum mendapatkan imunisasi campak lengkap hingga akhir 2025.

​Vini mengimbau masyarakat agar tidak bersikap anti-vaksin demi mencegah KLB di masa depan.

Baca Juga:Cirebon Siaga KLB Campak! 16 Wilayah Gelar Imunisasi Massal, Cek LokasinyaKuningan Jadi 'Paru-Paru' Rebana, Gubernur Dedi Mulyadi: Lebih Baik Banyak Pohon daripada Uang

Tragedi di Cianjur harus menjadi pengingat bahwa penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi (PD3I) tetap memiliki risiko fatal jika diabaikan.

​”Target kami mengejar 102 ribu anak tersebut. Untuk orang dewasa, kami sarankan melakukan imunisasi secara mandiri demi keamanan bersama,” pungkasnya.(*)

0 Komentar