Wisata Bahari Kejawanan Tembus 5 Besar Jabar, 44 Ribu Turis 'Serbu' Cirebon Selama Libur Lebaran 2026

Wisata-Bahari-Kejawanan
Kerumunan wisatawan di Wisata Bahari Kejawanan Cirebon saat libur Idul Fitri 2026 masuk 5 besar Jawa Barat. Foto: Humas Pemprov Jabar

CIREBONINSIDER.COM – Sektor pariwisata Kota Cirebon mencatatkan rekor impresif sepanjang periode libur panjang Hari Nyepi dan Idulfitri 2026.

Data terbaru menunjukkan lonjakan drastis kunjungan wisatawan yang menempatkan salah satu destinasi ikonik Kota Udang masuk dalam jajaran elit pariwisata Jawa Barat.

​Berdasarkan laporan resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, terhitung sejak 16 hingga 25 Maret 2026, total sebanyak 44.913 wisatawan tercatat memadati berbagai objek wisata di kota ini.

Angka tersebut didominasi oleh 44.895 wisatawan domestik dan 18 wisatawan mancanegara.

Baca Juga:Pemkot Cirebon Optimis Target Retribusi TPI Kejawanan Rp1,39 Miliar Tahun Ini TercapaiDongkrak Ekonomi Masyarakat Gebang, Pemkab Cirebon Kembangkan Wisata Bahari Restoran Apung

​Kejawanan Jadi Magnet Utama: Dominasi 83% Kunjungan

​Fenomena menarik terjadi pada peta kunjungan tahun ini. Wisata Bahari Kejawanan muncul sebagai primadona tak tertandingi dengan raihan 37.343 pengunjung.

Capaian ini tidak hanya mengungguli destinasi lokal lainnya, tetapi juga membawa nama Cirebon ke level provinsi.

​Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, menegaskan bahwa tren ini merupakan sinyal positif kebangkitan ekonomi kreatif di wilayahnya.

​”Alhamdulillah, tingkat kunjungan selama libur Nyepi dan Lebaran 2026 ini meningkat signifikan. Bahkan, Wisata Bahari Kejawanan berhasil menembus lima besar destinasi wisata dengan kunjungan terbanyak di Jawa Barat,” ungkap Agus Sukmanjaya saat dikonfirmasi, Senin (30/3).

​Data Sebaran Wisatawan di Destinasi Unggulan

​Meski Kejawanan mendominasi, wisata sejarah dan rekreasi keluarga di Kota Cirebon tetap menunjukkan performa yang stabil.

Berikut adalah rincian data kunjungan per destinasi:

– ​Wisata Bahari Kejawanan: 37.343 orang.- ​Keraton Kasepuhan: 3.021 orang (3.009 domestik, 12 mancanegara).- ​Goa Sunyaragi: 2.191 orang.- ​Cirebon Waterland: 1.846 orang.- ​Keraton Kacirebonan: 449 orang (443 domestik, 6 mancanegara).- ​Keraton Kanoman: 63 orang.

​Analisis: Pergeseran Tren Wisata Cirebon

​Keberhasilan Wisata Bahari Kejawanan masuk dalam jajaran “Top 5 Jawa Barat” menandai pergeseran minat wisatawan.

Baca Juga:Menpora Sebut Wisata Bahari Kepulauan Seribu Punya Potensi Jadi Pusat Olahraga AirSULAP EKS KEWEDANAAN KADUGEDE: Calon Bale Budaya Megah yang Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kuningan

Jika sebelumnya Cirebon identik dengan wisata ziarah dan sejarah keraton, kini wisata outdoor berbasis pesisir mulai mengambil peran sentral.

​Kombinasi antara aksesibilitas yang mudah, keragaman kuliner khas, serta revitalisasi kawasan pesisir menjadi kunci mengapa Kota Cirebon kian kompetitif dibandingkan daerah lain di koridor Pantura.(*)

0 Komentar