Pasca Banjir Cisanggarung: Wabup Kuningan Sidak Dapur MBG dan Percepat Logistik di Karangsari

Wabup-Kuningan-Tuti-Andriani
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani meninjau dampak banjir luapan Sungai Cisanggarung di Desa Kadugede. Foto: Humas Pemkab Kuningan

CIREBONINSIDER.COM – Merespons cepat dampak cuaca ekstrem, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, memimpin langsung peninjauan titik-titik krusial bencana di wilayah Kadugede dan Darma pada Minggu pagi (29/03/2026).

​Fokus utama sidak kali ini tertuju pada pengamanan aset vital masyarakat, termasuk bangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) serta hunian warga yang terdampak luapan Sungai Cisanggarung.

​Mitigasi Hulu-Hilir: Stop Buang Sampah ke Cisanggarung

​Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kuningan sejak Sabtu (28/03) memicu kenaikan debit air yang signifikan.

Baca Juga:Sawah Indramayu 'Dikeroyok' Beton dan Bencana, ATR/BPN: Tata Ruang Harus Jadi Panglima!Cirebon Dikepung 234 Bencana Sepanjang 2025: Tren Turun tapi Alarm 'Hidrometeorologi' Masih Menyala!

Di Desa Kadugede, Wabup Tuti didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan melakukan dialog persuasif dengan warga yang rumahnya terendam lumpur.

​Wabup menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur harus dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai.

​”Kesadaran kolektif adalah kunci. Saya minta warga disiplin tidak membuang sampah ke sungai. Kejadian ini harus menjadi pengingat keras bagi kita semua agar mitigasi bencana dimulai dari lingkungan terkecil,” ujar Tuti Andriani dengan nada tegas.

​Pemerintah Daerah (Pemkab) kini tengah berkoordinasi lintas instansi untuk melakukan pembersihan sisa material banjir dan pemulihan sanitasi permukiman agar aktivitas ekonomi warga tidak lumpuh berlama-lama.

​Gerak Cepat di Titik Longsor Karangsari

​Tak berhenti di Kadugede, rombongan bergerak maraton menuju lokasi bencana longsor di Desa Karangsari, Kecamatan Darma. Di titik ini, prioritas dialihkan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan kelompok rentan.

​Bersama jajaran dinas terkait, Wabup Tuti menyalurkan bantuan logistik darurat untuk meringankan beban penyintas, meliputi:

– ​Paket Sembako & Logistik Pangan- ​Kasur Lipat & Perlengkapan Tidur- ​Peralatan Sanitasi & Kebutuhan Dasar Keluarga

Baca Juga:APIK Indramayu Bangun Budaya Keselamatan lewat Manajemen Risiko BencanaNegara 'Gaji' Petani Korban Bencana: Strategi Mentan Amran Pulihkan 98 Ribu Hektare Sawah di Sumatera

​Komitmen Kehadiran Negara dalam Darurat Bencana

​Langkah taktis Pemkab Kuningan ini merupakan manifestasi komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat situasi krisis.

Selain bantuan fisik, pemantauan terhadap potensi bencana susulan terus diperketat mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Kuningan dan sekitarnya.(*)

0 Komentar