Ekspor Jabar Terjepit Konflik Iran-Israel: 10 Kontainer Tekstil Tertahan, Stok Gudang Melimpah

Disperindag-Jawa-Barat
Fasad Gedung Kantor Disperindag Jawa Barat (INDAG JABAR) dengan ornamen batik hijau dan tiang oranye, tempat koordinasi kebijakan perdagangan Jabar. Foto: Humas Pemprov Jabar

Mengingat sulitnya jalur ekspor, pengusaha meminta kelonggaran regulasi agar hasil produksi kualitas ekspor dapat dijual ke pasar domestik.

​Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga arus kas (cash flow) perusahaan sekaligus menyuplai bahan baku bagi industri dalam negeri yang juga kesulitan impor.

​Pemdaprov Jabar memastikan koordinasi intensif dengan Kemendag dan Kemenperin terus berjalan.

Baca Juga:Ekonomi Indonesia Kebal Guncangan? Strategi 'Shock Absorber' Prabowo-Airlangga di Tengah Perang AS-Israel-IranDilema Selat Hormuz: Antara Mudik Lebaran dan Bayang-Bayang Perang AS-Iran 2026

Program penguatan seperti Export Coaching Program (ECP) dan pendampingan Prospek Pesat dipastikan tetap hadir untuk menjaga daya saing komoditas lokal tetap kompetitif di tengah ketidakpastian ekonomi global 2026.(*)

0 Komentar