Lampaui Seremoni, Nok Nang Dermayu Perkuat Fondasi Religi lewat ‘Welas Asih’

Nok-Nang-Indramayu
Aksi sosial Paguyuban Nok Nang Dermayu saat menyalurkan bantuan \'Welas Asih\' di Rumah Yatim Arrahim Abu Hurairah Indramayu. Foto:AI

​CIREBONINSIDER.COM – Citra duta wisata yang selama ini identik dengan aspek seremonial mulai bergeser di Kabupaten Indramayu.

Paguyuban Nok Nang Dermayu membuktikan eksistensinya sebagai organisasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi melalui rangkaian kegiatan Halalbihalal dan program santunan bertajuk “Welas Asih Dermayu”, Selasa (24/3/2026).

​Berada di bawah binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Indramayu, momentum ini menjadi ajang konsolidasi lintas generasi.

Baca Juga:Tembus Pasar Nasional, Produk UMKM Indramayu 'Kuasai' Rest Area KM 130 Tol CipaliArus Balik Lebaran 2026: Pantura Indramayu Mulai Diserbu, Menhub Wanti-wanti Jauhi Tanggal Keramat Ini!

Lebih dari sekadar ajang temu kangen, para duta wisata ini turun langsung membawa misi kemanusiaan yang selaras dengan visi religiusitas daerah.

​Menyambung Napas Lintas Generasi

​Ketua Paguyuban Nok Nang Dermayu, Wanto Prihanto, menegaskan bahwa soliditas internal adalah kunci utama keberlanjutan organisasi.

Menurutnya, menyatukan berbagai angkatan dalam satu frekuensi merupakan tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat dampak positif bagi daerah.

​”Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan jembatan silaturahmi antarangkatan. Kami ingin memastikan keluarga besar Nok Nang Dermayu tetap satu visi dalam berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Wanto.

​Aksi Nyata ‘Welas Asih’ di Panti Asuhan

​Puncak agenda dilakukan dengan mengunjungi Rumah Yatim Arrahim Abu Hurairah Indramayu. Di lokasi ini, program “Welas Asih Dermayu” diimplementasikan secara konkret.

Bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi kolektif para anggota dari berbagai angkatan.

​Langkah ini dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap program Indramayu REANG, khususnya dalam membumikan nilai-nilai spiritual ke dalam aksi sosial yang menyentuh lapisan masyarakat terbawah.

Baca Juga:Gema Takbir Indramayu 1447 H: Lucky Hakim Lepas Ribuan Massa, Serukan "Kemenangan di Atas Perbedaan"Pantura Indramayu Siaga Satu! Strategi ‘Double-Layer’ Dishub dan Polres Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

​”Ini adalah langkah nyata kami. Kami ingin menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan berbagi bersama adik-adik di panti asuhan. Semuanya murni hasil gotong royong,” tambah Wanto.

​Menuju Pemilihan Nok Nang Dermayu 2026

​Di luar agenda sosial, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi strategis mengenai masa depan pariwisata daerah. Para anggota mulai merumuskan langkah taktis menyambut Pemilihan Nok Nang Dermayu 2026.

​Diskusi internal tersebut menyoroti peran strategis organisasi ke depan—tidak hanya sebagai wajah pariwisata, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal dan nilai-nilai religi.

​Dengan langkah ini, Paguyuban Nok Nang Dermayu menegaskan posisinya sebagai organisasi yang adaptif; mampu menjaga tradisi, sekaligus responsif terhadap dinamika sosial di Kabupaten Indramayu.(*)

0 Komentar