​Simbol Persatuan Para Pemimpin
​Meski mengutamakan rakyat, sisi kenegaraan tetap terjaga secara simbolis. Di penghujung acara, Presiden Prabowo dijadwalkan tetap menjalin silaturahmi dengan para pendahulunya, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
​Sekitar 5.000 warga diperkirakan hadir tanpa pembatasan ketat yang kaku. Pemerintah menerapkan sistem sukarela tanpa organisasi formal yang rumit, memungkinkan siapa pun masuk selama kapasitas lingkungan Istana mencukupi.
​Gelar Griya 1447 H ini pun menjadi preseden baru dalam komunikasi politik Indonesia; sebuah ruang di mana protokol negara mengalah pada rasa kemanusiaan, dan sekat antara penguasa dengan rakyatnya runtuh dalam satu jabat tangan lebaran.(*)
