CIREBONINSIDER.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi keras dan ambisius dalam peringatan HUT ke-1 Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Rabu (11/3/2026).
Di hadapan jajaran pengelola kekayaan negara, Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus melakukan lompatan besar untuk keluar dari bayang-bayang krisis global.
Strategi ‘Blessing in Disguise’
Prabowo menyebut situasi dunia yang penuh ketidakpastian sebagai ujian sejarah. Baginya, krisis bukan hambatan, melainkan batu loncatan.
Baca Juga:Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi: Targetkan 120 Juta Motor Listrik dan 100 GW PLTS dalam 4 TahunPrabowo Lantik Dewan Energi Nasional 2026: Sinyal Kuat Stop Impor Solar via B50!
”Krisis selalu menghasilkan peluang. Bangsa Indonesia diberi kekayaan alam luar biasa. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Ini adalah blessing in disguise,” tegas Prabowo dengan nada optimistis.
Ambisi 100 Gigawatt: “Itu Perintah Saya!”
Poin paling krusial yang menjadi sorotan adalah perintah langsung Presiden untuk melakukan akselerasi radikal di sektor energi terbarukan.
Prabowo menargetkan pembangunan 100 Gigawatt (GW) tenaga surya dalam waktu sesingkat mungkin.
”Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Selain tenaga surya, Presiden menyoroti potensi raksasa lainnya:
– Geotermal: Cadangan terbesar kedua di dunia yang belum optimal.
– Biofuel: Pemanfaatan kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu sebagai pengganti BBM.
– Target Waktu: Swasembada energi ditargetkan tuntas dalam 4 tahun ke depan.
Danantara: Benteng Kekayaan Anak Cucu
Presiden mengingatkan bahwa Danantara memikul tanggung jawab moral sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) kebanggaan nasional.
Baca Juga:Nasib Keberangkatan Haji 22 April di Ujung Tanduk: Presiden Prabowo Siapkan Skenario Darurat GeopolitikPrabowo Bentuk Satgas Transisi Energi: Targetkan 120 Juta Motor Listrik dan 100 GW PLTS dalam 4 Tahun
Danantara diposisikan sebagai bukti bahwa Indonesia mampu mengelola aset negara secara profesional, sejajar dengan institusi global.
”Saudara menjaga dan mengelola kekayaan anak, cucu, dan cicit kita. Jaga tata kelola yang baik. Ini adalah harapan seluruh bangsa,” pesan Prabowo kepada jajaran Danantara.
Melalui integrasi kekuatan modal di Danantara dan akselerasi energi hijau, Pemerintah optimistis Indonesia tidak hanya mencapai kemandirian, tetapi juga menjadi pemain kunci dalam peta energi masa depan dunia.(*)
