​Terjemahan Bahasa Indonesia
​”Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau beri kesehatan. Peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara. Berilah keberkahan pada apa yang telah Engkau karuniakan. Selamatkan kami dari bahaya yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Menghukumi dan bukan yang dihukumi. Tidak akan hina orang yang Engkau pimpin, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau Wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Segala puji bagi-Mu atas segala ketetapan-Mu. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
​Menjaga Ritme Ibadah di Paruh Kedua Ramadhan
​Munculnya amalan Qunut Witir di malam ke-16 ini sering kali menjadi “pengingat spiritual” bagi umat Muslim agar tidak mengendorkan semangat ibadahnya.
Paruh kedua Ramadhan adalah gerbang menuju sepuluh malam terakhir yang penuh kemuliaan.
Baca Juga:Hukum Minum Obat Penunda Haid demi Puasa Full Ramadan 2026: Benarkah Diperbolehkan?Misi Safari Ramadan Santri Lirboyo di Kapetakan, Gus Hakim: Niatkan Ikhlas Dakwah ke Semua Lapisan Masyarakat
​Semoga dengan memahami landasan dalil dan maknanya, kita dapat menjalankan shalat Tarawih dan Witir dengan lebih khusyuk dan istiqamah hingga hari kemenangan tiba. Amin ya Rabbal Alamin.(*)
