Jurus Intervensi Stabilitas Harga Nasional
Pemerintah menjalankan empat instrumen utama untuk memastikan keterjangkauan harga di tangan masyarakat:
1. Bantuan Pangan Jumbo: Penyaluran paket 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng kepada 33,2 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi Februari-Maret.
2. Operasi Beras SPHP: Perum Bulog mengguyur pasar dengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga maksimal Rp12.500/kg.
Baca Juga:Tembus Pasar Jepang dan Singapura, Mentan Amran Lepas Ekspor 545 Ton Unggas: Bukti RI Swasembada!Bungkam Spekulasi Global, Indonesia Amankan Swasembada Beras 2026, Stok Bulog Pecah Rekor Sejarah
3. Penguatan Logistik Desa: Aktivasi Gudang Filial hingga tingkat kecamatan untuk memastikan stok cadangan selalu dekat dengan titik konsumsi dan mencegah kelangkaan mendadak.
4. Subsidi Wilayah 3T: Program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) untuk mensubsidi ongkos angkut dari daerah surplus ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar.
Pemerintah juga sedang mempercepat langkah swasembada untuk komoditas yang masih bergantung pada impor, seperti kedelai, bawang putih, dan sapi potong.
”Alhamdulillah, menghadapi bulan suci Ramadan ini, mayoritas angka komoditas kita masih surplus. Gejolak geopolitik global tidak akan mengganggu hajat hidup orang banyak di tanah air,” pungkas Amran.(*)
