​RI Swasembada 9 Komoditas di Tengah Gejolak Global, Bapanas Aktifkan Satgas Sapu Bersih

Mentan-Andi-Amran-Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Seskab Bapanas Sarwo Edhy dalam koordinasi pangan nasional 2026 terkait swasembada dan stabilitas harga Ramadan. Foto: Humas Kementan RI

​Jurus Intervensi Stabilitas Harga Nasional

​Pemerintah menjalankan empat instrumen utama untuk memastikan keterjangkauan harga di tangan masyarakat:

1. ​Bantuan Pangan Jumbo: Penyaluran paket 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng kepada 33,2 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi Februari-Maret.

2. ​Operasi Beras SPHP: Perum Bulog mengguyur pasar dengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga maksimal Rp12.500/kg.

Baca Juga:Tembus Pasar Jepang dan Singapura, Mentan Amran Lepas Ekspor 545 Ton Unggas: Bukti RI Swasembada!Bungkam Spekulasi Global, Indonesia Amankan Swasembada Beras 2026, Stok Bulog Pecah Rekor Sejarah

3. ​Penguatan Logistik Desa: Aktivasi Gudang Filial hingga tingkat kecamatan untuk memastikan stok cadangan selalu dekat dengan titik konsumsi dan mencegah kelangkaan mendadak.

4. ​Subsidi Wilayah 3T: Program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) untuk mensubsidi ongkos angkut dari daerah surplus ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar.

​Pemerintah juga sedang mempercepat langkah swasembada untuk komoditas yang masih bergantung pada impor, seperti kedelai, bawang putih, dan sapi potong.

​”Alhamdulillah, menghadapi bulan suci Ramadan ini, mayoritas angka komoditas kita masih surplus. Gejolak geopolitik global tidak akan mengganggu hajat hidup orang banyak di tanah air,” pungkas Amran.(*)

0 Komentar