CIREBONINSIDER.COM– Di tengah tantangan keamanan yang kian kompleks, peran kelompok masyarakat sebagai mitra pemerintah menjadi sangat krusial.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan Senkom Mitra Polri kini telah bertransformasi menjadi aset kebijakan daerah yang tak ternilai.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menerima audiensi jajaran Senkom Mitra Polri Kabupaten Kuningan di ruang kerja Bupati, Pendopo Kuningan, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga:Gebrakan Safari Ramadan Kuningan: 8 Tim Sebar Pesan Religi, 120 Ruas Jalan Dipacu Mulus sebelum LebaranKuningan Raih Predikat Kualitas Tinggi Ombudsman 2025: Bukti Pelayanan Publik Tak Lagi Sekadar Formalitas
Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si.
Transformasi Digital: Aplikasi SDC Jadi Andalan
Ketua Senkom Kabupaten Kuningan, Dedi Suhandi, memaparkan bahwa organisasi yang dipimpinnya kini bergerak secara sistematis dalam tiga klaster utama: Harkamtibmas (Polri), Bela Negara (TNI), dan Penanggulangan Bencana (BNPB/BPBD).
Namun, yang menjadi sorotan utama adalah peragaan teknologi Senkom Digital Communication (SDC).
Aplikasi berbasis ponsel ini memungkinkan pelaporan kondisi lapangan secara real-time, mulai dari pantauan jalur mudik hingga titik koordinat bencana.
”Aplikasi SDC ini sudah diresmikan oleh Mabes Polri. Ini adalah instrumen utama kami dalam melaporkan gangguan keamanan dan kebencanaan secara cepat dan terintegrasi,” terang Dedi Suhandi.
Benteng Deteksi Dini di Tingkat Desa
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Dian Rachmat Yanuar memberikan apresiasi tinggi.
Menurutnya, Senkom memiliki keunggulan pada struktur organisasinya yang menjangkau hingga ke tingkat desa.
Baca Juga:Kuningan Jadi 'Paru-Paru' Rebana, Gubernur Dedi Mulyadi: Lebih Baik Banyak Pohon daripada UangBukan Sekadar Bersih Masjid, Bupati Kuningan Janjikan Umrah bagi DKM Terbaik: Syaratnya Istiqamah
Hal ini sangat membantu pemerintah dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial maupun kriminalitas.
”Keterbatasan personel aparat di lapangan menjadikan peran mitra seperti Senkom sangat penting. Dengan sistem pelaporan digital yang mereka miliki, informasi indikasi gangguan keamanan bisa sampai ke meja kami lebih cepat sebelum masalah tersebut membesar,” ujar Bupati Dian.
Sinergi Lintas Sektor dan Sosial
Selain isu keamanan, Senkom Kuningan juga tercatat aktif dalam aksi sosial, pelestarian lingkungan, hingga pencegahan peredaran narkoba melalui kolaborasi dengan BNNK Kuningan.
Pertemuan ini ditutup dengan simulasi langsung aplikasi SDC oleh anggota Senkom.
Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana data dari pelosok Kuningan dapat terkirim dalam hitungan detik ke pusat komando, menciptakan ekosistem pengawasan daerah yang modern dan responsif.(*)
