– Tim II: Dipimpin oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Kegiatan berpusat di Masjid Jami Al-Istiqomah, Desa Sangkanmulya, Kecamatan Cigandamekar.
– Tim III: Dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. H. U Kusmana, M.Si. Kegiatan berpusat di Masjid Al-Barokah, Desa Rambatan, Kecamatan Ciniru.
– Tim IV: Dipimpin oleh Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E. Kegiatan berpusat di Masjid Nurul Iman, Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi.
Baca Juga:GEBRAKAN WABUP! Sidak Perumdam Indramayu, Transaksi Keuangan Disorot, Pasokan Air Kuningan MandekBukan Sekadar Ganti Pimpinan, Wabup Kuningan Minta MES Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Umat
– Tim V: Dipimpin oleh Dandim 0615 Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung. Kegiatan berpusat di Masjid Jami Al-Hikmah, Desa dan Kecamatan Cimahi.
– Tim VI: Dipimpin oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. Kegiatan berpusat di Masjid At-Taqwa, Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung.
– Tim VII: Dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Ikhwanul Ridwan Saragih, S.H. Kegiatan berpusat di Masjid Humatul Aliyah, Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum.
-Tim VIII: Dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuningan, Tavia Rahmawati Suki, S.H., M.H. Kegiatan berpusat di Masjid Jami Atusholihin, Desa Jalatrang, Kecamatan Cilebak.
Masjid Sebagai Ruang Transparansi Publik
Langkah Pemkab Kuningan menerjunkan pimpinan instansi vertikal menunjukkan perubahan paradigma Safari Ramadan. Masjid kini tidak hanya menjadi tempat sujud, tetapi bertransformasi menjadi forum dialog terbuka.
Integrasi antara laporan progres perbaikan jalan dengan penguatan nilai keagamaan menciptakan kepercayaan publik (public trust) yang kuat.
Dengan hadirnya pejabat di titik-titik terjauh, pemerintah daerah sedang mengirimkan sinyal bahwa pembangunan di Kuningan kini bersifat inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.(*)
