Gebrakan Safari Ramadan Kuningan: 8 Tim Sebar Pesan Religi, 120 Ruas Jalan Dipacu Mulus sebelum Lebaran

Wakil-Bupati-Kuningan-Tuti-Andriani
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani saat sambutan Safari Ramadan di Sangkanmulya. Foto: Humas Pemkab Kuningan

– ​Tim II: Dipimpin oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Kegiatan berpusat di Masjid Jami Al-Istiqomah, Desa Sangkanmulya, Kecamatan Cigandamekar.

– ​Tim III: Dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. H. U Kusmana, M.Si. Kegiatan berpusat di Masjid Al-Barokah, Desa Rambatan, Kecamatan Ciniru.

– ​Tim IV: Dipimpin oleh Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E. Kegiatan berpusat di Masjid Nurul Iman, Desa Sukamulya, Kecamatan Garawangi.

Baca Juga:GEBRAKAN WABUP! Sidak Perumdam Indramayu, Transaksi Keuangan Disorot, Pasokan Air Kuningan MandekBukan Sekadar Ganti Pimpinan, Wabup Kuningan Minta MES Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Umat

– ​Tim V: Dipimpin oleh Dandim 0615 Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung. Kegiatan berpusat di Masjid Jami Al-Hikmah, Desa dan Kecamatan Cimahi.

– ​Tim VI: Dipimpin oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. Kegiatan berpusat di Masjid At-Taqwa, Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung.

– ​Tim VII: Dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Ikhwanul Ridwan Saragih, S.H. Kegiatan berpusat di Masjid Humatul Aliyah, Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum.

-​Tim VIII: Dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuningan, Tavia Rahmawati Suki, S.H., M.H. Kegiatan berpusat di Masjid Jami Atusholihin, Desa Jalatrang, Kecamatan Cilebak.

Masjid Sebagai Ruang Transparansi Publik

​Langkah Pemkab Kuningan menerjunkan pimpinan instansi vertikal menunjukkan perubahan paradigma Safari Ramadan. Masjid kini tidak hanya menjadi tempat sujud, tetapi bertransformasi menjadi forum dialog terbuka.

​Integrasi antara laporan progres perbaikan jalan dengan penguatan nilai keagamaan menciptakan kepercayaan publik (public trust) yang kuat.

Dengan hadirnya pejabat di titik-titik terjauh, pemerintah daerah sedang mengirimkan sinyal bahwa pembangunan di Kuningan kini bersifat inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.(*)

0 Komentar