– Lahan seluas 500–800 m² dengan bangunan dapur industri sekitar 400 m².
– Infrastruktur teknis seperti instalasi listrik tiga fase, sistem filtrasi air standar minum, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
– Standar higienitas tinggi dengan penggunaan lantai antibakteri dan sistem pendingin ruangan (AC).
Baca Juga:Dapur Gizi Polri Masuk Pesantren, Kapolda Jabar Bangun 2 Satuan SPPG di Buntet CirebonBGN Minta Kepala SPPG Turun Langsung Awasi Dapur MBG sejak Dini Hari
– Keamanan dan transparansi melalui minimal 16 titik CCTV, serta pemenuhan sertifikasi SLHS dan Halal.
Dengan beban investasi tersebut, Sony memproyeksikan titik impas atau Break Even Point (BEP) baru akan tercapai dalam kurun waktu 2 hingga 2,5 tahun.
Pada fase awal, seluruh pendapatan akan terserap untuk menutup modal bangunan dan depresiasi peralatan.
Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045
Program MBG ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat melalui pembangunan 35.000 hingga 40.000 SPPG di 38 provinsi.
Seluruh proses diawasi secara digital melalui sistem pelaporan harian dan virtual account untuk menjaga transparansi anggaran negara.
BGN mengajak masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber resmi agar mendapatkan informasi yang utuh. Fondasi utama program ini adalah kualitas gizi demi mencetak generasi produktif menuju Indonesia Emas 2045.(*)
