CIREBONINSIDER.COM – Tren kecantikan di bulan Ramadan 2026 kini tidak lagi sekadar soal estetika. Melainkan juga tentang bagaimana menjaga kulit tetap sehat selama berpuasa.
Namun, di balik penggunaan cushion, sunscreen, hingga skincare layering yang kian masif, muncul satu pertanyaan krusial yang sering menghantui kaum hawa: Apakah wudhu tetap sah jika wajah masih tertutup makeup?
​Persoalan ini bukan sekadar masalah teknis kecantikan, melainkan menyentuh inti dari keabsahan ibadah shalat.
Baca Juga:Misteri Lailatul Qadar: 4 Alasan Logis Imam Ar-Razi Mengapa Allah Merahasiakan WaktunyaBukan Sekadar Begadang, Gus Baha Bongkar 5 'Maintenance' Ruhani Gapai Lailatul Qadar
Jika air wudhu terhalang masuk ke pori-pori, maka wudhu dianggap tidak sah, yang secara otomatis berdampak pada shalat yang dikerjakan.
​Syarat Mutlak: Air Harus Menyentuh Kulit
​Dalam khazanah fikih klasik, aturan mengenai kebersihan anggota wudhu sangatlah ketat. Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama besar nusantara, dalam kitabnya Nihayatuz Zain (halaman 19), memberikan rambu-rambu yang jelas:
​“(Syarat sah wudhu) keempat, tidak boleh ada penghalang pada anggota tubuh yang bisa menghalangi air sampai ke seluruh bagian anggota tubuh yang wajib dibasuh secara merata.”
​Syekh Nawawi mencontohkan benda-benda seperti minyak, kapur, hingga debu jalanan yang membeku sebagai penghalang sahnya wudhu.
Di era modern, “penghalang” ini bertransformasi menjadi zat kimia dalam produk kosmetik yang menempel di wajah.
​Membedah Produk: Mana yang Aman, Mana yang Rawan?
​Untuk memahami hukumnya secara praktis, Muslimah perlu mengenali jenis produk yang digunakan pada wajah:
​1. Produk Non-Waterproof (Larut Air)
Produk seperti bedak tabur (loose powder) atau pelembap berbasis air (water-based) umumnya mudah luntur saat dibasuh.
Baca Juga:Bongkar Dalil "Tidurnya Orang Berpuasa Ibadah", Benarkah Ramadan 2026 Waktunya Rebahan?Menakar Kelulusan Spiritual: 5 Indikator Pelajar Sukses Pasca Ramadan 2026 Merujuk Kitab Kuning
Dalam kondisi ini, wudhu tetap SAH karena air mampu menembus sisa-sisa produk dan mencapai kulit wajah secara merata.
​2. Produk Waterproof (Tahan Air)
Inilah yang menjadi titik kritis. Makeup waterproof seperti maskara anti-badai, lip cream matte, atau sunscreen dengan formula film-former dirancang khusus untuk menolak air.
Produk ini menciptakan lapisan kedap (barrier) di atas permukaan kulit. Jika lapisan ini masih utuh saat berwudhu, maka wudhu tersebut TIDAK SAH. Karena air hanya akan mengalir di atas lapisan makeup tanpa membasahi kulit asli.
