CIREBONINSIDER.COM – Pemerintah Kota Cirebon resmi menanggalkan pola pikir konvensional dalam pembangunan infrastruktur.
Di tengah keterbatasan ruang fiskal, skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) kini ditetapkan sebagai instrumen vital untuk mengakselerasi penyediaan Alat Penerangan Jalan (APJ) di seluruh pelosok kota.
​Langkah strategis ini dibedah dalam forum Capacity Building KPBU yang digelar di Aula Bappelitbangda Kota Cirebon, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga:Wali Kota Cirebon Berguru ke Madiun, Bongkar Rahasia Pasang Ribuan Lampu Jalan tanpa Kuras APBDDuit Daerah Dipangkas Rp271 Miliar, Wakil Ketua DPRD Cirebon Pastikan Proyek Jalan Waled Tetap Prioritas
Forum ini menjadi bukti konkret bahwa Pemkot Cirebon tidak ingin pembangunan stagnan hanya karena keterbatasan dana rutin.
​Belajar dari Sukses Madiun: Efisiensi dan Skala Masif
​Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa sistem KPBU adalah solusi cerdas untuk membagi risiko pembangunan secara proporsional antara pemerintah dan swasta.
Berkaca pada keberhasilan daerah lain seperti Kabupaten Madiun, skema ini diyakini mampu menghadirkan volume PJU yang jauh lebih besar dibanding hanya mengandalkan anggaran rutin tahunan.
​”Kita tidak boleh setengah-setengah. Sistem KPBU ini harus segera kita wujudkan. Dengan skema ini, kualitas layanan publik akan lebih terjamin dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tegas Effendi Edo.
​Wali Kota juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menyiapkan proyek yang memiliki standar tinggi: Credible (Dapat dipercaya), Feasible (Layak), dan Bankable (Memenuhi syarat pendanaan).
​Simbol Kehadiran Negara di Malam Hari
​Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdiyana, menambahkan bahwa pemilihan PJU sebagai proyek percontoitas (pilot project) memiliki makna simbolis yang kuat.
Menurutnya, lampu jalan yang terang adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi warga.
Baca Juga:Kuota Terbatas! Layanan Paspor di MPP Kota Cirebon Jadi Rebutan, Cek Strategi Daftar agar Tak KehabisanTitik Balik Intelektual: Rahmat Al Bayan Nakhodai ISNU Kota Cirebon, Usung Misi Transformasi SDM
​”PJU bukan sekadar urusan fisik, tapi soal kenyamanan warga di malam hari. KPBU adalah instrumen strategis agar layanan ini tetap prima meski anggaran terbatas,” ujar Agus.
​Dukungan Penuh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII)
​Optimisme Pemkot Cirebon mendapat amunisi kuat dari pusat. Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), Andre Permana, menyatakan kesiapannya mengawal proyek ini dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
​”Langkah Cirebon ini sangat strategis. Skema KPBU untuk sektor penerangan jalan memang tengah populer karena efektivitasnya telah teruji. Kami siap bersinergi menciptakan iklim investasi infrastruktur yang sehat di daerah,” ungkap Andre secara daring.
