CIREBONINSIDER.COM – Peta kekuatan ekonomi di Kabupaten Indramayu kini mulai bergeser ke tangan kreatif para perempuan pengusaha.
Langkah strategis ini dipertegas dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) IWAPI Indramayu 2026 yang digelar di Aula Bank BJB Indramayu, Jumat (13/2/2026).
Momentum ini bukan sekadar seremonial pelantikan pengurus ranting. Di balik riuhnya acara, terselip misi besar: Menjadikan UMKM perempuan sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang mandiri dan kompetitif.
Baca Juga:Sawah Indramayu 'Dikeroyok' Beton dan Bencana, ATR/BPN: Tata Ruang Harus Jadi Panglima!Ditinggal Pengembang, 21 Perumahan di Indramayu Dikepung Banjir, Bupati Lucky Hakim Ambil Tindakan Tegas
Kolaborasi Strategis di Tangan Lucky Hakim
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang hadir langsung dalam agenda tersebut, menyoroti pentingnya kolaborasi antara birokrasi dan praktisi usaha.
Menurutnya, potensi besar Indramayu tidak akan maksimal tanpa sentuhan tangan dingin para pengusaha wanita yang dikenal ulet.
“Indramayu punya potensi luar biasa, tapi butuh mesin penggerak yang militan. Di momen HUT ke-51 IWAPI ini, saya ingin Pemda dan IWAPI berjalan beriringan. Selamat untuk ibu-ibu yang baru dilantik, kalian adalah motor penggerak jiwa wirausaha hingga ke tingkat desa,” ujar Lucky dengan nada optimis.
Rapor Hijau 2025: Kekuatan Ekosistem “Saling Beli”
Ketua IWAPI Cabang Indramayu, Hanifah Handayani, membeberkan fakta menarik terkait performa organisasi sepanjang tahun 2025.
Ia menegaskan bahwa kekuatan utama IWAPI bukan sekadar pada modal, melainkan pada ekosistem saling dukung.
“Alhamdulillah, sepanjang 2025 IWAPI tetap solid. Kuncinya adalah kompak; kami saling bahu-membahu memasarkan produk sesama anggota. Inilah yang membuat UMKM kita berkembang dan naik kelas,” jelas Hanifah dalam laporan capaian organisasinya.
Fokus 2026: Bukan Sekadar Jualan, Tapi Manajemen
Memasuki tahun 2026, IWAPI Indramayu melakukan lompatan strategis. Melalui Rakercab ini, dirumuskan beberapa poin krusial untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional:
Baca Juga:Lucky Hakim Lantik 138 Kuwu di Indramayu Masa Jabatan 8 Tahun, Tekankan Inovasi Hybrid dan Asta CitaIndramayu 'Suntik Mati' Ego Sektoral, Wong Reang Apps Satukan Layanan Publik Satu Genggaman
– Digitalisasi & Manajemen: Penguatan tata kelola keuangan dan literasi digital agar produk lokal bisa menembus marketplace global.
– Ekspansi Jaringan: Membuka akses pasar baru melalui jejaring nasional IWAPI yang tersebar di seluruh Indonesia.
– Evaluasi Terukur: Menjadikan capaian 2025 sebagai basis data untuk target peningkatan omzet anggota secara spesifik di tahun ini.
