CIREBONINSIDER.COM – Ada suntikan semangat luar biasa bagi para pejuang masjid di Kabupaten Kuningan menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara terbuka menjanjikan apresiasi tinggi berupa hadiah ibadah umrah bagi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang dinilai paling berdedikasi dalam memakmurkan rumah ibadah.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Dian saat menghadiri agenda Tarhib Ramadhan yang dipadukan dengan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (BBM) dan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Syiarul Islam, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga:Perombakan Besar Birokrasi Kuningan: 240 Pejabat Digeser, Bupati Dian Tekan Gas Pol Pelayanan PublikKuningan 'Bersih-bersih' Langit, Kabel Optik Semrawut Masuk Tanah Pasca Lebaran 2026
Transformasi Spiritual: Dari Masjid ke Hati
Bagi Bupati Dian, Tarhib Ramadan bukan sekadar lingkaran seremonial tahunan. Tetapi sebagai transformasi spiritual, daei masjid ke hati.
Ia menyebut momentum ini sebagai “panggilan batin” untuk melakukan pembenahan total sebelum memasuki fase “madrasah kehidupan” di bulan suci.
”Menjelang Ramadan, kita tidak hanya membersihkan fisik masjid, tetapi juga membersihkan hati dari prasangka dan kesombongan. Ini adalah momen membasuh kelelahan iman yang mungkin mendera kita selama ini,” tegas Dian dalam sambutannya yang disambut antusias oleh ratusan tokoh agama.
Ia mengaku bangga melihat tren positif Gerakan BBM yang kini menjamur hingga ke pelosok desa di Kuningan. Menurutnya, masjid yang resik adalah potret kesiapan mental jemaahnya dalam menyongsong keberkahan.
Komitmen Nyata: Reward Umrah setelah Idul Fitri
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan melakukan penilaian terhadap efektivitas gerakan memakmurkan masjid yang digagas oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan.
Khusus untuk pengurus DKM yang menunjukkan konsistensi dan keistiqomahan terbaik, Bupati Dian menyatakan akan memberangkatkan mereka ke Tanah Suci setelah hari raya Idul Fitri mendatang.
”Ini bukan sekadar kompetisi atau penghargaan biasa. Ini adalah dorongan moral agar semangat merawat masjid dan kebersamaan ini terus tumbuh subur, bukan hanya saat menyambut Ramadan, tapi menjadi gaya hidup,” tambahnya.
Baca Juga:Lebih Aman Mudik! Dishub Indramayu "Sikat" Rambu Kusam di Pantura Jelang Ramadan 2026Cabai Setan Tembus Rp100 Ribu! Bupati Cirebon Sidak Pasar Jelang Ramadan 1447 H
Pembangunan Non-Fisik Jdi Fondasi Utama
Di hadapan Ketua MUI Kuningan KH. Dodo Syarif Hidayatullah dan Ketua DMI Dr. KH. Ugin Lugina, Bupati menekankan arah kebijakan pembangunannya.
