CIREBONINSIDER.COM – Pendopo Kabupaten Indramayu menjadi saksi sejarah dimulainya babak baru kepemimpinan desa.
Pada Kamis (12/2/2026), Bupati Indramayu Lucky Hakim resmi melantik 138 Kuwu (Kepala Desa) terpilih hasil Pemilihan Kuwu Serentak untuk masa jabatan 2026–2034.
Bukan sekadar prosesi sumpah jabatan, pelantikan ini menandai implementasi masa jabatan delapan tahun yang penuh tantangan di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.
Baca Juga:Indramayu 'Suntik Mati' Ego Sektoral, Wong Reang Apps Satukan Layanan Publik Satu GenggamanIndramayu Perketat Arus Informasi: PPID Jadi Benteng Transparansi dan Win-Win Solution Sengketa Publik
Sukses Pilwu Hybrid: Standar Baru Demokrasi Desa
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyoroti keberhasilan Indramayu menyelenggarakan pemilihan secara hybrid.
Metode ini terbukti mampu menjaga kondusifitas wilayah tanpa gesekan berarti, meski melibatkan ratusan desa secara serentak.
”Pelantikan 138 Kuwu ini adalah simbol amanah besar. Tantangan ke depan semakin kompleks. Kita harus menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan kebutuhan riil masyarakat di tengah efisiensi anggaran,” ujar Lucky Hakim di hadapan para Kuwu dan tamu undangan.
Sinergi Asta Cita dan Tertib Administrasi
Bupati menekankan bahwa desa adalah ujung tombak pemerataan ekonomi. Ia menginstruksikan para Kuwu untuk menyelaraskan program kerja desa dengan program Asta Cita pemerintah pusat.
Poin krusial yang ditegaskan Bupati antara lain:
– Fokus Ekonomi: Menjadikan desa sebagai basis pengentasan kemiskinan.
– Ramah Investasi: Menciptakan iklim desa yang kondusif agar investor tertarik masuk ke Indramayu.
– Melek Hukum: Peringatan keras mengenai tertib administrasi agar para pamong desa tidak terjerat persoalan hukum di masa depan.
Baca Juga:Indramayu Pasok 32,9% Ikan Jawa Barat, Strategi Lucky Hakim Bawa Nelayan Tembus Laut PapuaNakhoda Baru Diskominfo Indramayu, Suwenda Fokus Soliditas dan Transformasi Digital
”Saya buka ruang komunikasi seluas-luasnya. Kuwu bisa berdiskusi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati. Jangan ada sekat demi kemajuan desa,” tegas Lucky.
Momen Haru: Penghormatan untuk Kuwu Sukasari
Suasana khidmat sempat berubah haru saat Bupati Lucky menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Tarsitem, Kuwu terpilih Desa Sukasari, Kecamatan Arahan.
Almarhumah berpulang pada 2 Januari 2026 sebelum sempat mengenakan tanda jabatan. Pihak keluarga hadir secara khusus menerima belasungkawa langsung dari pimpinan daerah.
Apresiasi Desa Berprestasi
Sebagai penutup rangkaian acara, Pemkab Indramayu mengumumkan pemenang Lomba Desa Anugerah Gapura Sri Baduga 2025.
Prestasi ini menjadi pelecut semangat bagi para Kuwu yang baru dilantik untuk membawa desa mereka lebih inovatif.Daftar Juara Anugerah Gapura Sri Baduga 2025:
