Mereka khawatir arus air menuju muara Karangsong akan terus tersumbat jika pengerukan rutin tidak dilakukan.
Langkah Taktis: Integrasi Drainase & Mediasi
Plt. Kepala Dinas PUPR Indramayu, Maulana Malik, memastikan bahwa pembangunan kolam retensi menjadi prioritas utama untuk wilayah Indramayu Kota yang secara geografis berada di dataran rendah (muara).
Sebagai tindak lanjut, Bupati Lucky Hakim menginstruksikan tiga langkah teknis:
– Identifikasi Titik Sumbat: Melakukan audit lapangan terhadap bangunan yang menutup saluran air.
Baca Juga:Lucky Hakim Lantik 138 Kuwu di Indramayu Masa Jabatan 8 Tahun, Tekankan Inovasi Hybrid dan Asta CitaIndramayu 'Suntik Mati' Ego Sektoral, Wong Reang Apps Satukan Layanan Publik Satu Genggaman
– Mediasi Pengembang: Memanggil pengembang aktif untuk bertanggung jawab atas integrasi drainase.
– Eksekusi Humanis: Melakukan normalisasi saluran tanpa mengabaikan aspek sosial masyarakat.
Bupati menutup forum dengan ajakan kolaboratif. Ia menegaskan bahwa posisi Indramayu sebagai hilir menuntut kesadaran semua pihak untuk tidak hanya mengejar profit pembangunan, tetapi juga menjamin keamanan lingkungan bagi warga.(*)
