Waspada Fake BTS, Modus Penipuan Canggih yang Bisa Kuras Data, Komisi I DPR Desak Penguatan Teknologi Negara

Komisi-1-DPR-RI-Nurul-Arifin
Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin memberikan penjelasan mengenai ancaman penipuan teknologi Fake BTS saat kunjungan kerja di Balmon Bandung. Foto: DPR RI

– ​Fungsi Anggaran: Komisi I berkomitmen memperkuat regulasi dan SDM di KomDiGi agar pengawasan spektrum frekuensi tidak kedodoran.

​”Penipu ini harus kita hukum, harus ada efek jera. Kita ingin menciptakan ruang digital yang aman bagi masyarakat,” tutur Anton, Politisi Fraksi Partai Demokrat.

​Komitmen KomDiGi Jaga Ketahanan Frekuensi

​Dirjen Infrastruktur Digital Kementerian KomDiGi, Wayan Toni Supriyanto, menyambut baik dukungan pengawasan ini.

Baca Juga:Waspada! Bantuan Insentif Guru Non-ASN Rp2,1 Juta Jadi Modus Penipuan PhishingMarak Penipuan Berkedok CS Palsu, APTIKNAS: Awas Jaga Data Pribadi!

Ia memastikan pihaknya terus memantau spektrum frekuensi agar tidak ada intervensi ilegal yang merugikan publik.

​”Keberadaan Balmon di seluruh Indonesia, khususnya di Bandung, adalah garda terdepan untuk menjaga ketahanan frekuensi agar tetap aman dari gangguan pihak luar,” pungkas Wayan.(*)

0 Komentar