CIREBONINSIDER.COM – Derasnya arus digitalisasi global yang mengancam semangat nasionalisme generasi muda menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon, Imron, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka kini memegang peran krusial sebagai “filter” budaya asing yang kian mudah mengikis jati diri bangsa. Terlebih untuk memperkuat karakter generasi Z atau Gen Z.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Imron saat melantik Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Cirebon periode 2025-2030 di Pendopo Bupati, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga:Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp769,1 T: Taruhan Digitalisasi dan Akhir Era 'Guru Honorer Terabaikan'?Gebrakan Kemenkum 2026: Platform Rp10 Triliun Cair untuk Industri Kreatif dan Digitalisasi Hukum
Menghadapi Krisis Identitas di Era Global
Bupati Imron menyoroti tantangan pemuda saat ini, terutama Gen Z yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.
Masuknya budaya asing melalui ruang digital dinilai perlahan mulai melunturkan nilai gotong royong dan rasa cinta tanah air yang menjadi identitas bangsa Indonesia.
”Tantangan pemuda hari ini bukan lagi fisik, tapi arus digitalisasi global. Sangat mudah bagi budaya asing masuk dan perlahan mengikis semangat nasionalisme kita,” ujar Imron dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa Pramuka harus hadir sebagai solusi nyata. Bukan sekadar seremonial, namun menjadi kawah candradimuka untuk membentuk pribadi yang tangguh secara spiritual, intelektual, dan sosial.
Pramuka: Pilar Menuju Indonesia Emas 2045
Sebagai persiapan menyongsong Indonesia Emas 2045, Imron mendorong penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berjiwa Pancasila dan disiplin tinggi.
Pramuka diharapkan tidak hanya aktif di lingkungan sekolah, tetapi juga menunjukkan eksistensi nyata di tengah masyarakat.
Aksi Nyata yang Ditekankan Bupati Cirebon:
– Kehadiran Sosial: Aktif dalam bakti sosial dan pelestarian lingkungan hidup.
– Relawan Tangguh: Sigap dalam penanggulangan bencana dan membantu kelancaran arus mudik.
Baca Juga:Resmi! Aturan Sekolah Ramadan 2026 Fokus Karakter, Siswa Diajak Puasa Gawai Satu Jam SehariRevolusi Karakter 2026: Kemendikdasmen Wajibkan Ikrar Pelajar Indonesia dan Lagu Rukun di Upacara Senin
– Wawasan Kebangsaan: Menanamkan jati diri Indonesia agar tidak goyah oleh perubahan zaman.
Ajakan Kolaborasi Lintas Sektor
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik, mulai dari gugus depan hingga kwartir cabang, untuk memperkuat sinergi.
Komitmen kolektif ini dianggap kunci utama menjadikan Kabupaten Cirebon lebih baik melalui pemberdayaan pemuda.
”Mari kita bekerja sama, berkolaborasi, dan berkomitmen kuat. Hadirnya Pramuka harus benar-benar dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat Cirebon,” pungkasnya.(*)
