Parkir Liar CSB Mall Picu Konflik, Ini 3 Rekomendasi Tegas DPRD Kota Cirebon

DPRD-Kota-Cirebon-Bahas-Parkir-Liar
Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon Agung Supirno memimpin rapat kerja bersama manajemen CSB Mall dan Dishub terkait penanganan parkir liar di Jalan Cipto. Foto: DPRD Kota Cirebon

CIREBONINSIDER.COM – Kesemrawutan parkir liar di kawasan Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo akhirnya mencapai titik temu. Komisi I DPRD Kota Cirebon melayangkan tiga rekomendasi tegas kepada manajemen CSB Mall guna mengakhiri konflik antara petugas dan pengunjung, sekaligus mengurai kemacetan parah di jantung kota.

​Persoalan menahun ini dibedah dalam Rapat Kerja (Raker) di Griya Sawala gedung DPRD, Senin (9/2/2026). Rapat tersebut mempertemukan jajaran pimpinan CSB Mall dengan Dinas Perhubungan (Dishub) serta Satpol PP Kota Cirebon.

​Akar Masalah: Sistem Parkir Non-Tunai dan Konflik Sosial

​Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno SH, mengungkapkan bahwa salah satu pemicu utama pengunjung nekat parkir di trotoar adalah keterbatasan sistem pembayaran di dalam mall.

Baca Juga:Saling Lempar Tanggung Jawab? DPRD Kota Cirebon Bongkar Tumpang Tindih Kewenangan DPUTR dan DPRKPDKUKMPP Kota Cirebon Sidak PT Sanhe dan Pan Putra Samudra, Pastikan Kepatuhan SIINas

​“Tidak semua pengendara roda dua memiliki e-money. Akhirnya, mereka memilih parkir di trotoar depan mall. Saat ditertibkan oleh Dishub dan Satpol PP, terjadilah gesekan. Kami ingin menghindari potensi konflik ini,” ujar Agung secara lugas di hadapan peserta rapat.

​3 Solusi Strategis untuk CSB Mall

​Untuk membenahi estetika dan kelancaran lalu lintas di Jalan Cipto, Komisi I menetapkan tiga poin rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti:

– ​Layanan Pembayaran Ganda (Tunai & Non-Tunai): DPRD meminta CSB Mall menyediakan akses parkir tunai bagi pengguna motor agar tidak ada lagi alasan parkir di luar area resmi.

– ​Pemagaran Trotoar via Dana CSR: Memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR), CSB diminta melakukan pemagaran di sepanjang trotoar depan mall untuk menghalau kendaraan sekaligus melindungi hak pejalan kaki.

– ​Relokasi Gate Parkir: Komisi I mendesak agar pintu masuk (gate) parkir dimundurkan ke area dalam. Langkah ini krusial agar antrean kendaraan tidak meluap hingga ke badan jalan raya.

​”Kami minta gate parkir dimundurkan ke belakang supaya antrean tidak sampai ke jalan umum dan memicu kemacetan,” tegas Agung.

​Deadline 14 Hari dan Antisipasi Lonjakan Ramadan

​Manajemen CSB Mall diberikan tenggat waktu selama dua minggu untuk berkoordinasi dengan kantor pusat terkait implementasi rekomendasi tersebut.

Baca Juga:Satu-satunya BUMD yang Belum 'Move On', PD Pembangunan Kota Cirebon Kritis: Karyawan Terpaksa DirumahkanNasib BPR Bank Cirebon di Ujung Tanduk, Izin Dicabut OJK, DPRD Desak Perombakan Total Direksi

Manager CSB Mall, Dian Rusdiana, menyatakan kesiapannya untuk segera menyampaikan hasil rapat ini.

0 Komentar