CIREBONINSIDER.COM – Wajah pesisir timur Kabupaten Cirebon kini sedang dalam sorotan tajam. Bukan karena keindahannya, melainkan akibat “invasi” sampah plastik sepanjang dua kilometer yang mengepung Pantai Baro, Desa Gebang Mekar.
Menyikapi darurat lingkungan ini, Bupati Cirebon, Imron, memimpin langsung aksi pembersihan besar-besaran pada Selasa (10/2/2026).
Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen global Gerakan Indonesia Asri yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga:Tuntas! Bupati Imron Lantik 116 Kepala Sekolah di Cirebon, Fokus Karakter dan Solusi SampahLawan Stigma TPAS: Ambisi Kubangdeleg Cirebon Ubah Jalur Sampah Jadi Destinasi Wisata
Paradoks Sampah: Pantai Jadi ‘Terminal Akhir’ Limbah Hulu
Dalam tinjauan langsung di lapangan, Bupati Imron mengungkapkan fakta pahit mengenai asal-muasal polusi tersebut. Menurutnya, Pantai Baro Gebang hanyalah korban dari buruknya tata kelola sampah di wilayah hulu.
”Kalau kita amati, sampah ini berasal dari masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Saat banjir tiba, sampah-sampah tersebut terbawa arus dan akhirnya menumpuk secara masif di pantai kita,” ujar Imron di sela-sela kegiatan.
Imron menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini tidak boleh terjebak dalam seremoni belaka. Ia menginstruksikan seluruh kuwu (kepala desa) dan tokoh masyarakat untuk bergerak lebih progresif.
Kebersihan pantai, menurutnya, mustahil tercapai jika desa-desa di sepanjang aliran sungai tidak memiliki sistem pembuangan sampah yang memadai.
Sinergi 300 Personel dan Opsi Alat Berat
Di sisi lain, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon menjadi motor penggerak dengan mengerahkan kekuatan penuh.
Komandan Kodim 0620, Letkol Inf Nizar Bachtiar, menyebutkan sedikitnya 300 personel gabungan dari TNI, Polri, Forkopimda, hingga pelajar terjun ke titik tumpukan sampah.
Nizar mengakui bahwa tantangan di Pantai Baro Gebang sangat berat karena volume sampah plastik yang sudah mengendap lama.
Baca Juga:Pemkot Cirebon Perkuat Pengelolaan Sampah dari Hulu ke HilirCirebon Akui 'Gagal Total' Atasi Sampah Desa, Solusi 'Duit Sirkular' Diterapkan, Warga Siap Panen Cuan
“Wilayah yang kita bersihkan mencapai dua kilometer. Mengingat volumenya yang sangat besar, ini tidak akan rampung dalam satu hari. Kami berkomitmen untuk melakukan aksi ini secara bertahap dan berkelanjutan,” jelasnya.
Bahkan, jika upaya manual dianggap tidak lagi efektif, Nizar memberikan sinyal akan menurunkan alat berat untuk mengeruk tumpukan limbah plastik agar proses normalisasi pesisir bisa berjalan lebih optimal.
Fakta Singkat Aksi Bersih Pantai Baro 2026
Aksi nyata ini mencakup beberapa poin krusial sebagai berikut:
