– Sebagai Edukator: Mengemas kebijakan rumit menjadi bahasa yang mudah dicerna publik.
– Penguat Norma: Konsisten memberitakan isu keselamatan daring dan kesehatan mental.
– Pelindung Korban: Menerapkan praktik liputan yang sensitif dengan tidak mengekspos data pribadi anak atau kelompok rentan.
Sinergi antara jurnalisme berkualitas dan literasi digital adalah kunci. Meutya memastikan bahwa Kementerian Komdigi siap menjadi mitra strategis Dewan Pers untuk memastikan platform digital memenuhi kewajiban tata kelola yang baik.
Baca Juga:Era Baru Media Siber Cirebon, Antara Adaptasi Teknologi dan Integritas JurnalistikAtasi Kabel Semrawut, DPRD Indramayu Desak Kemenkomdigi Standarisasi Infrastruktur ‘Kampung Internet’
“Pers yang sehat melahirkan publik yang cerdas, publik yang cerdas memperkuat ekonomi yang berdaulat, dan ekonomi yang berdaulat membuat bangsa makin kuat,” pungkasnya menutup pidato di hadapan tokoh media nasional.(*)
