Apresiasi Prajurit dan Kesiapan Menjelang Ramadan
Tak hanya bicara soal tugas berat, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian besar pada kesejahteraan mental para prajurit.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Kepala Negara meminta pimpinan TNI dan Polri untuk tidak ragu memberikan penghargaan (reward) kepada anggota yang menunjukkan dedikasi luar biasa, terutama mereka yang bertugas di wilayah terpencil dan zona bencana.
Di sisi lain, Presiden mulai memetakan tantangan jangka pendek, yakni stabilitas nasional menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026.
Baca Juga:Prabowo Efek: Approval Rating Tembus 79,9%, Gen Z Jadi Benteng Loyalitas Terkuat1Target Ekonomi 8% atau Tertinggal! Presiden Prabowo Beri 8 Instruksi 'Sakti' di Rakornas 2026
Prasetyo menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian kini terus dipacu dengan melibatkan peran aktif TNI-Polri guna menjamin keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat selama masa perayaan keagamaan tersebut.
Menutup rangkaian agenda strategis ini, Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa seluruh arahan Presiden dalam Rapim kali ini adalah satu kesatuan visi untuk memastikan negara hadir secara nyata di tengah masyarakat.
“Rapim TNI-Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama dalam menjaga stabilitas negara, sekaligus memastikan program strategis berjalan cepat, tepat, dan efektif,” pungkas Teddy.(*)
