Menaker Yassierli: BLK Bukan Pabrik Sertifikat, Lulusan Harus Tembus Pasar Kerja!

Menaker-Yassierli-Arahan-Peserta-Pelatihan-Kompetensi-di-BLK-Lahat
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan arahan dalam pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Lahat, Sumatera Selatan. Foto: Kemnaker RI

​”Be unique, be different, be a champion. Sekitar 59 persen pekerja dunia perlu belajar skill baru agar tetap relevan. Jangan bertahan pada kemampuan lama jika tidak ingin tersisih,” pesannya.

​Kolaborasi Lokal untuk Dampak Nasional

​Menaker menutup rangkaian kunjungannya dengan menekankan bahwa urusan ketenagakerjaan adalah tanggung jawab kolektif.

Ia optimis daerah seperti Kabupaten Lahat memiliki potensi besar, mengingat 70 persen pengguna digital baru kini tersebar di daerah.

Baca Juga:Langgar Aturan TKA, PT BAP Kena Denda Rp2,17 Miliar, Teguran Keras Kemnaker di 2026Menaker Yassierli: Serikat Pekerja BUMN Harus Jadi 'Benteng' Bisnis, Bukan Sekadar Penuntut Upah

​”Permasalahan tenaga kerja tidak akan selesai hanya oleh Menteri. Pemerintah daerah adalah penggerak utama dalam memperkuat ekosistem talenta di daerah,” pungkasnya.(*)

0 Komentar