CIREBONINSIDER.COM – Teka-teki kekosongan kursi pimpinan sekolah di Kabupaten Cirebon akhirnya terjawab.
Bupati Cirebon, Imron, resmi melantik dan mengambil sumpah tugas tambahan bagi 116 kepala sekolah di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Jumat (6/2/2026).
Pelantikan ini menjadi langkah krusial pemerintah daerah untuk memastikan roda organisasi pendidikan kembali berlari kencang.
Baca Juga:Ganti Sawit Jadi Gedong Gincu, Bupati Imron Pastikan Lahan 6,5 Hektare di Pasaleman DialihkanBukan Sekadar Sapu Bersih, Bupati Cirebon Ancam Sanksi ASN Malas Jaga Kebersihan Lingkungan Kantor
Bukan sekadar seremonial, momentum ini menjadi titik awal penguatan karakter siswa demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Penyelesaian “Utang” Administrasi Pusat
Sempat tertunda karena mekanisme birokrasi, Bupati Imron menegaskan bahwa pelantikan susulan ini dilakukan segera setelah seluruh persyaratan administrasi dan persetujuan dari pemerintah pusat terpenuhi.
”Total ada 116 orang. Ini pelantikan susulan karena izin dari pusat baru turun. Sekarang sudah tuntas, tidak ada lagi kekosongan jabatan kepala sekolah di Kabupaten Cirebon,” tegas Imron dengan nada optimis.
Langkah percepatan ini sengaja diambil agar proses pembelajaran di sekolah tidak terganggu.
Imron menjelaskan bahwa meski terjadi kekosongan, pengangkatan kepala sekolah harus melalui verifikasi ketat dan izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara instan.
Visi 2045: Karakter Di Atas Akademik
Ada pesan mendalam yang ditekankan Bupati kepada para kepala sekolah baru. Ia meminta pendidik tidak hanya terpaku pada capaian nilai di atas kertas, tetapi lebih mengutamakan pembentukan karakter siswa sejak usia dini.
”Anak-anak harus dididik soal karakter; disiplin dan tanggung jawab. Kita siapkan mereka untuk tahun 2045. Jika sejak sekarang mereka dibentuk menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter, negara kita akan benar-benar menjadi negara maju,” tambahnya.
Baca Juga:Sengketa Lahan 8 Hektare di Cirebon Memanas: Makam Dialihfungsikan, DPRD Desak BPN Telusuri Fatwa BupatiLantik Satgas PTSL 2026, Bupati Cirebon Tekankan Integritas: Layani Rakyat Tanpa Dibeda-bedakan!
Sekolah Sebagai Solusi Masalah Sampah
Menariknya, Imron memberikan tugas spesifik yang menyentuh isu krusial daerah: Pengelolaan Sampah. Ia mencontohkan negara maju yang menanamkan budaya bersih sejak bangku sekolah dasar.
Ia berharap, jika kepala sekolah mampu membiasakan siswa mengelola sampah dari lingkungan sekolah, maka beban persoalan sampah di tingkat kabupaten akan berkurang drastis secara organik.
Rincian Pelantikan dan Promosi Jabatan
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, merinci bahwa seluruh kepala sekolah yang dilantik merupakan hasil promosi dari guru yang telah memenuhi syarat.
