CIREBONINSIDER.COM – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan “napas” pembangunan daerah dengan visi besar Pemerintah Pusat.
Hal ini menyusul kehadirannya dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026).
Dalam forum krusial yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto tersebut, Sophi menyebut bahwa sinergi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan syarat mutlak agar daerah tidak tertinggal dalam arus kemajuan nasional.
Baca Juga:Gebrakan Prabowo di Bundaran HI: Bangun Wisma Umat 40 Lantai, Incar Potensi Dana Rp500 TBukan Tiru Norwegia, Prabowo Targetkan 'Kedaulatan Piring Makan' lewat Transformasi Asta Cita
“Daerah tidak bisa berjalan sendiri. Sebaliknya, pusat pun membutuhkan dukungan konkret dari kami di daerah. Sinergi ini adalah kunci keberhasilan agenda pembangunan nasional,” tegas Sophi Zulfia.
Menerjemahkan 8 Instruksi Presiden ke Cirebon
Bukan sekadar seremonial, Rakornas kali ini menjadi panggung bagi Presiden Prabowo untuk menurunkan 8 Instruksi Strategis kepada pimpinan daerah.
Salah satu yang paling menonjol adalah target ambisius pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Sophi menilai, peran DPRD sangat vital sebagai penjaga gawang (gatekeeper) anggaran agar instruksi tersebut tidak menguap begitu saja.
“Hasil Rakornas ini harus diterjemahkan secara konkret dalam perencanaan dan penganggaran daerah (APBD). Manfaatnya harus benar-benar menyentuh kulit masyarakat Cirebon,” tambahnya.
Fokus Utama: Dari Ketahanan Pangan hingga Antikorupsi
Sesuai arahan Presiden, DPRD Kabupaten Cirebon akan memberikan perhatian ekstra pada beberapa poin panas:
– Penyelarasan Investasi: Mempermudah perizinan di daerah untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:TEROBOSAN BEKASI! Kunci Integrasi Dana CSR 7.862 Perusahaan Raksasa untuk Penopang APBD Pembangunan DaerahKDM Sebut Tunggakan Pemprov Jabar ke BPJS Kesehatan Aman, Dianggarkan pada APBD Perubahan 2025
– Keamanan Pangan & Energi: Optimalisasi lahan produktif di Cirebon guna mendukung kemandirian logistik.
– Hapus Ego Sektoral: Mempererat koordinasi antar-instansi Forkopimda tanpa ada sekat birokrasi.
Namun, yang paling ditekankan oleh Sophi adalah pesan Presiden mengenai penguatan program antikorupsi.
Hal ini berkaitan langsung dengan pengawasan ketat terhadap penggunaan APBD agar terhindar dari kebocoran anggaran yang tidak perlu.
Pesan Presiden Prabowo: Pemimpin Harus Melek Geopolitik
Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengingatkan para kepala daerah dan pimpinan legislatif untuk tidak “main di kandang” saja. Pemimpin daerah wajib memahami dinamika geopolitik global agar kebijakan lokal tetap adaptif dan relevan.
“Pemimpin daerah harus memahami konteks global agar kebijakan yang diambil relevan dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Presiden Prabowo di hadapan ribuan peserta Rakornas.
