CIREBONINSIDER.COM – Krisis air bersih yang menghantui warga Kota Cirebon akibat kebocoran pipa di kawasan Plangon menjadi alarm keras bagi ketahanan infrastruktur publik.
Komisi II DPRD Kota Cirebon secara tegas merekomendasikan PAM Tirta Giri Nata untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh jaringan pipa tua guna mencegah “bom waktu” serupa di masa depan.
Desakan ini mencuat setelah jajaran legislatif meninjau langsung titik kerusakan pipa transmisi di kawasan Plangon, Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (6/2/2026).
Baca Juga:Staf Keuangan PDAM Kota Cirebon Korupsi Rp3,71 Miliar Buat Trading dan Judol, Tersisa Rp88 Juta4,7 Juta M³/Hari, Investor Timteng-Korsel Siap Olah Air Laut Cirebon Jadi Air Bersih
Fakta Lapangan: Infrastruktur Berusia Setengah Abad
Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah (Andru), mengungkapkan temuan mengejutkan saat monitoring lokasi.
Pipa berdiameter 600 milimeter yang mengalami kebocoran tersebut ternyata merupakan instalasi bantuan dari Pemerintah Swiss yang dipasang sejak tahun 1978.
”Pipa ini sudah mengabdi selama 48 tahun. Hasil pantauan kami, materialnya sudah sangat rentan karena faktor usia. Kami minta identifikasi jaringan pipa tua dilakukan secara total agar bisa diantisipasi sebelum terjadi kebocoran yang lebih parah,” ujar Andru dengan nada kritis.
Menurutnya, pemeliharaan reaktif tidak lagi cukup. Audit infrastruktur menjadi harga mati mengingat air bersih adalah kebutuhan dasar yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Kronologi Semburan: Aspal Terangkat & Jalan Berlubang
Direktur Utama PAM Tirta Giri Nata, Sofyan Satari, memaparkan bahwa insiden bermula pada Rabu malam (4/2/2026).
Tingginya tekanan air pada pipa transmisi utama yang tertanam di bawah badan jalan mengakibatkan kerusakan fisik yang signifikan.
– Dampak Kerusakan: Semburan air merusak lapisan aspal dan membentuk rongga sedalam satu meter.
Baca Juga:Dirut Baru Perumdam Tirta Darma Ayu Wajib Tanggung Beban Rp4 Miliar Per BulanPemkot Cirebon dan Pemkab Kuningan Perbarui Kerja Sama Air Bersih, Ini Poin-poin yang Disepakati
– Update Perbaikan: Tim teknis bekerja nonstop. Perbaikan jaringan distribusi diupayakan rampung total pada Kamis malam untuk memulihkan pasokan.
– Kendala: Proses pengerjaan sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan mengingat titik kebocoran berada di jalur utama.
Darurat Air Bersih: Distribusi Tangki Hingga ke RW
Guna meminimalkan penderitaan pelanggan, Komisi II meminta manajemen PAM Tirta Giri Nata untuk jemput bola dalam pendistribusian air bersih.
”Kami sudah instruksikan agar layanan tangki air masuk hingga ke tingkat RW. Alhamdulillah, laporan dari beberapa titik terdampak menunjukkan distribusi air sudah mulai berjalan,” tambah Andru.
