Anggaran "cuma" 1 Triliun, Komisi X DPR: Negara Belum Serius Urus Masa Depan Pemuda

Hetifah-Sjaifudian
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian memberikan keterangan terkait urgensi program pemberdayaan pemuda dan evaluasi anggaran Kemenpora 2026. Foto: DPR RI

​Evaluasi Total: Program Tercecer dan Tak Sinkron

​Hetifah menyoroti banyaknya program pemerintah—seperti beasiswa dan pelatihan—yang berjalan sendiri-sendiri tanpa integrasi yang jelas. Akibatnya, informasi seringkali tidak sampai ke akar rumput.

​”Program itu ada, tapi tersebar di berbagai lembaga. Kemenpora harusnya menjadi kanal informasi dan konsolidator aspirasi, bukan sekadar pelaksana kegiatan,” tambahnya.

​Komisi X DPR RI berjanji akan melakukan kritik internal dan menekan pemerintah agar kebijakan yang dirumuskan tidak “jalan sendiri” tanpa mendengar suara pemuda.

Baca Juga:Kemenpora Cari Sosok Deputi Industri Olahraga, Komisi X DPR: Harus Relevan dan Berani Terobosan!Kemenpora All-Out: Gandeng Eks KPK & Danantara Cari Deputi Industri Olahraga, Profesional Bisa Daftar!

​”Jangan sampai apa yang pemerintah rumuskan tidak menjawab apa yang mereka (pemuda) inginkan,” pungkas Hetifah.(*)

0 Komentar