Wamendagri di Kuningan: Stop Cari 'Superman', Kita Butuh Super Tim Menuju Indonesia Emas!

Wamendagri-Akhmad-Wiyagus
Wamendagri Komjen Pol Akhmad Wiyagus memberikan arahan tegas didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dalam pembukaan Retret Pejabat Eselon III. Foto: Humas Pemkab Kuningan

​CIREBONINSIDER.COM – Di tengah tuntutan birokrasi yang kian dinamis, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengambil langkah strategis untuk merombak total pola pikir para motor penggerak daerah.

Sebanyak 80 pejabat administrator (Eselon III.A) resmi menjalani “karantina” dalam agenda Retret Kapasitas Kepemimpinan yang dimulai Jumat (6/2/2026).

​Kegiatan yang berpusat di Ballroom Aria Kamuning ini menjadi sorotan publik lantaran dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, yang memberikan arahan tajam terkait transformasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga:Bupati Dian Janjikan Fasilitasi Permodalan Warmindo Yogyakarta: Ikon Urang Kuningan di PerantauanJabar Perkuat Sabuk Pengaman Pangan Menuju Ramadhan 2026: Inovasi ‘Kembali ka Karuhun’ Kuningan Jadi Sorotan

​Menghapus Ego, Membangun ‘Super Tim’

​Dalam sambutannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa tantangan menuju Indonesia Emas 2045 tidak bisa lagi dijawab dengan cara-cara lama atau kerja individu yang menonjolkan ego sektoral.

Ia menyentil fenomena “Superman” di lingkungan birokrasi yang sering kali justru menghambat akselerasi kebijakan.​“Birokrasi kita tidak lagi membutuhkan sosok superman atau superwoman. Yang kita butuhkan saat ini adalah Super Tim.

Retret ini bukan sekadar kumpul-kumpul, melainkan instrumen strategis untuk memastikan tidak ada lagi kebijakan yang tumpang tindih antara pusat dan daerah,” tegas Wamendagri dengan nada lugas.

​Keluar dari Rutinitas demi Dampak Nyata

​Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menyebut agenda ini sebagai “ruang jeda” yang krusial bagi para pejabat. Menurutnya, kejenuhan birokrasi akibat rutinitas kantor seringkali menjadi penghalang lahirnya inovasi dalam melayani masyarakat.

​“Kami merancang kegiatan ini agar para pejabat bisa keluar sejenak dari rutinitas. Tujuannya jelas: muncul energi baru dan perspektif segar. Kita ingin ASN Kuningan tidak hanya bekerja keras, tapi bekerja dengan nilai (value) yang hasilnya dirasakan langsung oleh rakyat,” ungkap Bupati Dian.

​Gembleng Karakter di Kebun Raya Kuningan

​Pasca pembukaan, para peserta tidak langsung kembali ke meja kerja. Mereka bertolak ke kawasan Kebun Raya Kuningan (KRK), Desa Padabeunghar, untuk mengikuti gemblengan selama tiga hari (Jumat-Minggu).

​Pemilihan lokasi alam terbuka ini dimaksudkan untuk membangun chemistry dan karakter kepemimpinan yang lebih adaptif, berintegritas, dan solid.

0 Komentar