Longsor Pasirlangu: 85 Jenazah Dievakuasi, Komitmen Relokasi Warga Jadi Prioritas

Evakuasi-Korban-Longsor-Pasirlangu-KBB
Proses evakuasi korban longsor Desa Pasirlangu Bandung Barat oleh tim SAR gabungan Basarnas, TNI, dan Polri. Foto: Humas Bappeda Jabar

​CIREBONINSIDER.COM – Memasuki hari kesebelas, duka di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat belum sepenuhnya usai.

Namun, secercah harapan muncul dari soliditas tim SAR gabungan yang tak kenal lelah berjibaku dengan material longsor demi memberikan kepastian bagi keluarga korban.

​Progres Evakuasi: 85 Kantong Jenazah Ditemukan

​Di bawah langit cerah berawan pada Selasa (3/2/2026), operasi kemanusiaan berjalan optimal. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, melaporkan adanya penemuan dua jenazah tambahan yang langsung dievakuasi oleh tim di lapangan.

Baca Juga:Kolaborasi Lintas Batas di Longsor Pasirlangu: Chef Prancis dan DP3AKB Jabar Bersinergi Pulihkan Trauma WargaDuka Pasirlangu: 74 Jenazah Dievakuasi, Tim SAR Pacu Alat Berat di Sisa Masa Operasi

​Hingga Selasa, akumulasi evakuasi telah mencapai 85 kantong jenazah. Dari jumlah tersebut, tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 66 jiwa per pukul 16.00 WIB.

​”Semangat dan disiplin tim tetap terjaga meski operasi ini memakan durasi panjang dengan medan yang menantang. Soliditas antara Basarnas, TNI, Polri, relawan, hingga media menjadi kunci kekuatan kami,” ujar Ade Dian di posko utama.

​Solusi Konkret: Dari Kontrak Rumah hingga Relokasi

​Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat untuk memastikan para penyintas tidak terlantar.

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penanganan pascabencana difokuskan pada pemulihan hunian warga yang berada di zona bahaya.

​Berikut adalah skema bantuan yang disiapkan Pemprov Jabar:

– ​Zona Merah: 50 Kepala Keluarga (KK) di area rawan akan menerima bantuan kontrak rumah sebesar Rp5 juta per KK.

– ​Korban Terdampak Langsung: Bantuan uang kontrak senilai Rp10 juta per KK telah mulai disalurkan.

– ​Santunan Duka: Ahli waris korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp25 juta.

Baca Juga:Strategi Taktis KDM di Pasirlangu: Putus Trauma Pengungsian dengan Solusi Hunian CepatKolaborasi Lintas Batas di Longsor Pasirlangu: Chef Prancis dan DP3AKB Jabar Bersinergi Pulihkan Trauma Warga

​”Kami sedang mempersiapkan skema relokasi permanen. Langkah ini diambil agar warga tidak lagi menghuni area rawan bencana yang berisiko tinggi,” tegas Dedi Mulyadi.

​Menuju Mitigasi yang Lebih Tangguh

​Operasi SAR di Pasirlangu kini menjadi potret kolaborasi kolosal antarinstansi. Meski tantangan geografis di Kabupaten Bandung Barat tergolong berat, profesionalisme personel tetap menjadi prioritas utama guna menuntaskan misi kemanusiaan ini secara terukur dan aman.(*)

0 Komentar