Langkah Progresif Prabowo: Modernisasi Dana Umat dan 6 Pilar Strategis Menuju Indonesia 2026

Prabowo-dan-Tokoh-Agama
Presiden Prabowo Subianto berdiskusi akrab dengan tokoh agama dan kiai di Istana Merdeka membahas penguatan ekonomi keumatan dan LPDU. Foto Setneg RI

​5. Integrasi Pengentasan KemiskinanPemerintah melakukan sinkronisasi data bantuan sosial dengan program pemberdayaan ekonomi agar masyarakat rentan dapat segera naik kelas secara finansial.

​6. Politik Luar Negeri yang BerwibawaMenjaga prinsip politik bebas aktif dengan penekanan pada penguatan kerja sama perdagangan internasional dan stabilitas keamanan untuk mendukung pertumbuhan domestik.

​Analisis: Sinkronisasi Pusat dan Daerah

​Kehadiran jajaran Kementerian Agama dalam Rakornas tersebut menjadi sinyal kuat bahwa visi besar ini harus dijalankan secara linier hingga tingkat daerah.

Baca Juga:Diplomasi 'Meja Makan' Prabowo: Konsolidasi Strategis Bareng PBNU, Muhammadiyah, dan Ulama di IstanaMisi Adaptasi Teknologi: Prabowo Gandeng Embraer Brasil, Rancang Masa Depan Garuda Indonesia yang Lebih Lincah

Presiden menegaskan bahwa kualitas hidup rakyat adalah indikator utama keberhasilan negara modern.​”Indonesia harus kuat. Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia,” tegas Presiden Prabowo di depan 4.011 pemimpin kementerian dan kepala daerah se-Indonesia.

​Dengan orkestrasi antara penguatan ekonomi keumatan melalui LPDU dan enam pilar strategis tersebut, pemerintah tampak sedang membangun fondasi ekonomi yang lebih tahan banting terhadap gejolak global di tahun 2026.(*)

0 Komentar