Kredit UMKM Macet Menghantui, Fauzi Amro Desak Pemda Jadi 'Filtrasi' Sebelum Masuk Bank

Komisi-XI-DPR-RI-Fauzi-Amro
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro memberikan arahan terkait supervisi kredit UMKM dalam kunjungan kerja di OJK Bengkulu. Foto: DPR RI

​Mendorong TPAKD Jadi ‘Pilot Project’ Nyata

​Selain memperkuat peran dinas, Komisi XI DPR RI juga menaruh perhatian besar pada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Fauzi Amro mendorong agar TPAKD bertransformasi dari sekadar forum koordinasi menjadi mesin penggerak pembinaan UMKM secara nyata.​”TPAKD jangan hanya jadi forum formalitas.

Harus jadi pilot project pembinaan. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dari hulu ke hilir sebelum UMKM masuk ke sistem pembiayaan formal,” jelasnya.

Baca Juga:OJK Cirebon 'Kepung' Kuningan: Konsolidasi Besar Perbankan untuk Ledakan KUR UMKM 2026Strategi 'Keroyokan' OJK-BI-Pemkot Cirebon: Putus Rantai Pinjol, Naikan Kasta UMKM Kopi

​Melalui kunjungan kerja ini, DPR RI berkomitmen memastikan kebijakan sektor keuangan berjalan efektif hingga ke daerah.

Fokus utama tetap pada optimalisasi POJK 19/2025 sebagai solusi strategis untuk mendobrak hambatan administratif yang selama ini mencekik pelaku usaha kecil saat ingin “naik kelas”.

​Dengan supervisi yang kuat dari Pemda dan pengawasan ketat dari OJK serta BI, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif—di mana perbankan aman menyalurkan kredit, dan UMKM Bengkulu mampu tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.(*)

0 Komentar