Jalur "Maut" Pantura Bekasi-Cirebon Segera Diperbaiki, Dedi Mulyadi Akui Adanya Hambatan Administratif

Dedi-Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Humas Pemprov Jabar

​CIREBONINSODER.COM— Wajah lelah Jalur Pantura kembali memakan korban. Kondisi aspal yang compang-camping di sepanjang ruas Bekasi hingga Cirebon kini bukan sekadar isu infrastruktur, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan publik.

Menanggapi jeritan pengguna jalan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan proyek perbaikan besar-besaran oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan dieksekusi tahun ini.

​Titik Nadir di Cikampek: Antara Kewenangan dan Kemanusiaan

​Kecelakaan fatal yang belakangan terjadi di wilayah Cikampek menjadi alarm keras. Lubang-lubang dalam yang menganga di jalur logistik nasional ini seringkali menjadi jebakan maut. Terutama bagi pengendara sepeda motor yang minim perlindungan.

Baca Juga:Jalan Usaha Tani dan Irigasi Rusak Parah, Petani Indramayu-Cirebon Ngadu ke DPRD JabarPemkot Cirebon Siapkan Betonisasi, Solusi Atasi Jalan Ciremai Raya yang Kerap Rusak

​Dedi Mulyadi secara terbuka mengakui adanya hambatan administratif yang selama ini membentur upaya perbaikan cepat.

Meski dampak kerusakan dirasakan langsung oleh warga Jawa Barat, status Pantura sebagai Jalan Nasional membuat Pemprov Jabar “terikat tangan” secara hukum anggaran.

​”Banyak lubang dan sangat berbahaya. Tapi publik harus tahu, ini jalur nasional dari Bekasi sampai Cirebon. Secara kewenangan, itu ada di pundak Kementerian PU, bukan Provinsi,” tegas Dedi di Gedung Pakuan, Bandung.

​Lobi Gedung Pakuan: Komitmen Menteri PU Tahun Ini

​Tak ingin terjebak dalam retorika birokrasi, Dedi Mulyadi mengambil langkah progresif dengan berkomunikasi langsung dengan pihak pusat.

Pertemuan strategis tersebut membuahkan hasil konkret: Kepastian anggaran dan jadwal perbaikan permanen.

​Entitas Penting dalam Perbaikan Pantura 2026:

– ​Wilayah Terdampak: Bekasi, Karawang, Cikampek, Subang, Indramayu, hingga Cirebon.

– ​Otoritas Pelaksana: Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).

– ​Target Waktu: Tahun Anggaran 2026.

– ​Fokus Utama: Penguatan struktur jalan dan penambalan titik rawan kecelakaan (hotspot).

Baca Juga:Dedi Mulyadi Bersihkan BUMD Jabar: Bongkar Borok Kredit Macet Rp6 Triliun dan Skandal Gaji MacetSidak Gunung Ciremai, Dedi Mulyadi Semprot Kepala TNGC Soal Tambang Ilegal dan Proyek Seremonial

​“Pak Menteri sudah menyampaikan komitmennya. Tahun ini diperbaiki. Kami di daerah mendesak agar eksekusinya dipercepat. Setiap hari penundaan adalah risiko bagi nyawa warga,” tambah Dedi.

​Waspada Jalur Logistik

​Sembari menunggu alat berat turun ke jalan, Gubernur yang akrab disapa KDM ini mengingatkan bahwa waspada adalah kunci utama.

Jalur Pantura bukan hanya medan tempur bagi truk logistik besar, tapi juga urat nadi bagi jutaan pekerja lokal dan pengendara roda dua.

0 Komentar