Selain proyek fisik skala besar, DPRD juga memastikan sektor sosial tetap mendapat porsi melalui kegiatan Mandatori PIK, di antaranya:
– Religiusitas: MTQ dan Kecamatan Bershalawat sebagai penguat karakter lokal.
– Pemberdayaan Pemuda: Turnamen sepak bola usia dini (U-12) guna menjaring bibit atlet potensial sejak dini.
Kunjungan lapangan yang turut diikuti legislator Dara Darmanto serta unsur Muspika ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Kabupaten Cirebon berkomitmen mengawal transparansi pembangunan.
Baca Juga:DPRD Kabupaten Cirebon Wajibkan Kurikulum Lokal: Sejarah Cirebon vs Literasi Digital, Mana Prioritas?Cirebon Gagal UHC 2025: DPRD 'Suntik' Dana Pokir demi Selamatkan Jaminan Kesehatan Warga
Harapannya, infrastruktur yang kokoh akan menjadi fondasi utama bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah Cirebon Timur.(*)
