Sinergi BJB – Pemkab Cirebon: Ambulans Transfusi Darah Pertama di RSUD Waled

Ambulans-BJB-untuk-RSUD-Waled
Peresmian ambulans bantuan Bank BJB di RSUD Waled oleh Bupati Cirebon Imron. Foto: Humas Pemkab Cirebon

​CIREBONINSIDER.COM– Kecepatan seringkali menjadi satu-satunya pembatas antara hidup dan mati dalam situasi gawat darurat.

Menyadari hal tersebut, RSUD Waled Kabupaten Cirebon melakukan lompatan krusial dalam layanan medis dengan meluncurkan unit ambulans khusus yang dilengkapi fasilitas transfusi darah.

​Bukan armada standar, kendaraan ini dirancang sebagai “Bank Darah Berjalan” untuk memangkas response time pada kasus-kasus kritis. Penyerahan unit dari Bank BJB ini disaksikan langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, pada Senin (27/1/2026).

Baca Juga:Cirebon Gagal UHC 2025: DPRD 'Suntik' Dana Pokir demi Selamatkan Jaminan Kesehatan WargaCirebon Geger Video Asusila, Ketua DPRD Sophi Zulfia Ultimatum Izin Hiburan Malam

​Memutus Rantai Risiko ‘Golden Period’

​Bupati Imron mengungkapkan bahwa kehadiran unit ini adalah jawaban atas tantangan geografis dan kebutuhan medis mendesak di wilayah Cirebon Timur.

Selama ini, pasien dengan pendarahan hebat seringkali mengalami penurunan kondisi sebelum sampai di meja tindakan.

​“Ini bukan sekadar mobil pengangkut. Di dalamnya terdapat peralatan medis lengkap untuk tindakan transfusi. Artinya, penanganan penyelamatan nyawa sudah dimulai sejak dari rumah pasien atau lokasi kejadian,” tegas Imron saat meninjau interior medis armada tersebut.

​Sinergi Strategis: Kesehatan dan Korporasi

​Kehadiran ambulans ini merupakan buah kolaborasi strategis melalui program CSR Bank BJB. Secara entitas SEO, langkah ini memperkuat posisi RSUD Waled sebagai Rumah Sakit Rujukan yang adaptif terhadap teknologi kedokteran modern.

​Fasilitas di dalamnya mencakup:- ​Cooler Box Khusus: Menjaga suhu kantong darah tetap stabil sesuai standar klinis.

– ​Monitor Vital Sign: Memantau kondisi pasien secara real-time selama proses transfusi.

– ​Tenaga Medis Terlatih: Awak ambulans yang memiliki kualifikasi penanganan darah darurat.

Baca Juga:Ganti Sawit Jadi Gedong Gincu, Bupati Imron Pastikan Lahan 6,5 Hektare di Pasaleman DialihkanBupati Imron: Visi Indonesia Emas 2045 Prabowo Mustahil Tercapai tanpa Peran Aktif Santri dan Ulama

​Harapan untuk Transformasi Layanan Publik

​Imron berharap bantuan ini menjadi pemicu bagi instansi lain untuk ikut berkontribusi dalam penguatan ekosistem kesehatan di Kabupaten Cirebon. Ia menekankan bahwa utilitas alat jauh lebih penting daripada sekadar seremoni serah terima.

​”Mudah-mudahan mobil ini dimanfaatkan secara maksimal. Target kita jelas: tidak boleh ada nyawa yang melayang hanya karena keterlambatan penanganan medis di jalan,” pungkasnya.(*)

0 Komentar