​Menanggapi arahan pusat, Asep Abdul Mukti memastikan jajaran Pemkab Indramayu akan terus melakukan pemantauan harga secara real-time di pasar-pasar lokal. Langkah konkret yang disiapkan meliputi:
– ​Optimalisasi Kerja Sama Antardaerah (KAD): Menjamin kelancaran pasokan ke daerah yang mengalami defisit.
– ​Pemanfaatan Jalur Logistik Strategis: Menggunakan akses Tol Cisumdawu sebagai urat nadi utama pengiriman stok pangan.
Baca Juga:Waspada Gejolak Harga Awal Tahun, Pemkab Indramayu Siapkan Strategi Khusus Amankan Stok Pangan 2026Bukan Naik, Harga Pangan di Cirebon Malah Anjlok Jelang 2026! Menko Zulhas: Stok Beras Melimpah 4,7 Juta Ton
– ​Penguatan Stok Lokal: Memastikan ketersediaan beras di gudang-gudang daerah tetap aman untuk kebutuhan jangka panjang.
​Dengan integrasi antara produktivitas lahan yang terjaga dan dukungan infrastruktur logistik yang kian modern, Indramayu optimistis mampu menjaga ritme ekonomi tetap stabil sekaligus mengamankan piring nasi rakyat dari ancaman inflasi.(*)
