​”Kedepan, kita ingin tata kelola irigasi direkomendasikan langsung melalui Kementan agar lebih taktis. Bahkan, ada agenda besar untuk menempatkan Bulog langsung di bawah kendali Presiden. Tujuannya satu: memastikan hasil panen petani Kuningan terserap dengan harga terbaik,” ungkap Rina.
​Instruksi Bupati: Pantau, Dampingi, Jangan Mangkrak!
​Bupati Dian menutup rangkaian acara dengan instruksi tegas kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Ia menekankan bahwa alsintan ini harus menjadi mesin uang bagi petani, bukan sekadar pajangan di gudang.
​”Saya instruksikan dinas untuk memperketat pengawasan. Pastikan alat ini bekerja di sawah, meningkatkan Indeks Pertanaman (IP), dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah. Kita ingin petani Kuningan naik kelas,” pungkasnya.(*)
