Cirebon Reborn: Sungai Sukalila Disulap Jadi Ikon Wisata, Proyek Fisik Dimulai Senin!

Wali-Kota-Cirebon-Effendi-Edo
Wali Kota Cirebon Effendi Edo memberikan instruksi terkait proyek penataan kawasan ikon wisata Sungai Sukalila. Foto: Humas Pemkot Cirebon

​CIREBONINSIDER.COM – Wajah kumuh yang selama ini membayangi kawasan Sungai Sukalila segera berakhir. Pemerintah Kota Cirebon resmi menginisiasi transformasi radikal untuk mengubah bantaran sungai di jantung kota tersebut menjadi ruang publik kelas dunia.

Proyek ambisius ini dijadwalkan mulai menyentuh tanah pada Senin, 26 Januari 2026.

​Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa penataan ini bukan sekadar polesan kosmetik, melainkan integrasi antara solusi banjir, penataan estetika, dan penguraian simpul kemacetan yang telah puluhan tahun membelenggu kawasan ekonomi Asia Toserba.

​Normalisasi: Memulihkan Nadi Kota

​Edo menjelaskan bahwa prioritas utama dalam “minggu pertama” adalah mengembalikan fungsi hidrologis sungai.

Baca Juga:PKL Sukalila Cirebon Pindah Permanen ke Pasar Pagi, Wali Kota Beri Bebas Sewa 1 Tahun PenuhPemkot Cirebon akan Relokasi PKL Sukalila ke PGC, Iing Daiman: Setahun Pertama Gratis

Normalisasi dilakukan secara masif untuk memastikan kapasitas tampung air kembali optimal sebelum memasuki tahap pengerjaan arsitektural.

​”Senin nanti, pengerukan dari muara sampai ke Sukalila resmi dimulai. Kami memprioritaskan fungsi air dulu sebelum bicara estetika,” ujar Effendi Edo dalam dialog bersama BBWS Cimanuk Cisanggarung, Kamis (22/1).

“Saya titip pesan kepada warga: mohon maaf jika mobilitas sedikit terhambat, ini adalah investasi kenyamanan masa depan,”imbuhnya.

​Transformasi Urban: Jogging Track dan Satu Arah

​Sukalila diproyeksikan bertransformasi menjadi smart public space. Berdasarkan rencana pengembangan, kawasan ini akan dilengkapi dengan:

– ​Pedestrian Terintegrasi: Jalur pejalan kaki luas yang ramah disabilitas.

– ​Jogging Track Riverside: Fasilitas olahraga di tepi sungai dengan penghijauan masif.

– ​Simulasi Lalu Lintas: Rekayasa satu arah di jalur Sukalila Selatan untuk memecah penumpukan kendaraan yang selama ini menjadi “titik buta” kemacetan Cirebon.

​Integritas Anggaran: Model CSR Fisik Tanpa Tunai

​Satu terobosan yang menarik perhatian adalah kebijakan Zero Cash CSR. Untuk menjamin akuntabilitas dan menghindari celah gratifikasi, Pemkot Cirebon menutup pintu bagi bantuan dana tunai dari sektor swasta.

Baca Juga:Bosan Cirebon Cuma Jadi Pajangan Sejarah, Effendi Edo Desak Revolusi 'Living Heritage'Cirebon 2027: Strategi Wali Kota Effendi Edo Pacu Ekonomi 7,41% di Tengah Efisiensi Nasional

​”Kami tegas, tidak menerima uang tunai. Perusahaan yang ingin berkontribusi silakan membangun fisiknya langsung sesuai blueprint yang kami sediakan. Apakah itu jembatan ikonik atau taman, mereka yang eksekusi, kami yang sediakan ruangnya,” tegas Edo.

​Visi 2027: Sukalila yang Sebening Kaca

​Target besar ini didukung penuh oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung. Kepala BBWS, Dwi Agus Kuncoro, menyebutkan bahwa pekerjaan ini adalah maraton panjang yang berkelanjutan. Setelah infrastruktur siap, fokus akan bergeser ke kualitas air.

0 Komentar