Tiga Pilar “Jembatan Modal” UMKM Cirebon
Puncak dari kegiatan ini adalah sesi business matching, di mana pelaku usaha dipertemukan langsung dengan Lembaga Jasa Keuangan (LJK).
Berikut adalah tiga pilar strategis yang menjadi kunci transformasi kopi Cirebon:
Pertama, Inklusi Keuangan Terukur: Memangkas birokrasi berbelit agar petani dan pengusaha kopi bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan modal kerja formal dengan lebih cepat.
Baca Juga:Strategi Ekonomi Cirebon: 22 Koperasi Merah Putih Jadi Platform Utama UMKM, Akselerasi Inpres 17/2025Cirebon Siapkan 100 UMKM Naik Kelas Global: Wawali Desak Kuasai Transaksi Nontunai dan Medsos
Kedua, Digitalisasi & Akurasi Riset: Memanfaatkan landasan ilmiah dari riset BI untuk pengembangan varietas kopi yang memiliki nilai jual tinggi di mata investor.
Ketiga, Benteng Proteksi Konsumen: Edukasi masif untuk membangun “antibodi” bagi pelaku UMKM agar mampu mendeteksi dan menolak tawaran dari aktivitas keuangan ilegal yang merugikan.
Melalui komitmen kolektif ini, Cirebon tidak hanya ingin dikenal melalui rasa kopinya, tetapi juga sebagai daerah dengan ekosistem UMKM yang sehat, stabil, dan paling siap menghadapi tantangan ekonomi digital global.(*)
