Lawan Data 'Asal Bapak Senang', 9 Desa di Cirebon Raih Predikat Desa Cantik Terbaik 2025

Smart-Village-Desa-Cantik
Foto bersama perwakilan 9 desa terbaik penerima penghargaan Smart Village dan Desa Cantik bersama jajaran Pemkab Cirebon tahun 2025. Foto: Humas Pemkab Cirebon

– ​Garda Terdepan Smart Village: Lompatan teknologi ditunjukkan oleh Desa Cisaat, Desa Guwa Kidul, dan Desa Getrakmoyan yang muncul sebagai pionir digitalisasi layanan.

– ​Akselerasi Administrasi Digital: Desa Arjawinangun, Desa Babakan Gebang, dan Desa Sindangjawa membuktikan bahwa administrasi desa kini bisa berjalan secepat kilat dengan sentuhan teknologi informasi.

– ​Desa Pendamping (Mentor): Desa Karangwangun dan Desa Kalibaru, bergabung kembali dengan Desa Kalikoa, didapuk sebagai mentor. Mereka bertugas mendampingi desa-desa lain agar terjadi pemerataan kualitas ekosistem digital di seluruh Cirebon.

Baca Juga:Cirebon Smart Village 2025 Dimulai: 4 Sektor Sinergi Hadapi Tantangan Kesenjangan DigitalWali Kota Cirebon Cirebon Hadiri Forum Smart City 2025: Banyak Gagasan yang Bisa Diterapkan

​Menariknya, Desa Kalikoa mencuri perhatian dengan meraih predikat di dua kategori sekaligus, menunjukkan dominasi mereka baik dalam aspek statistik maupun implementasi layanan cerdas.

​Menuju Visi Cirebon Smart City

​Keberhasilan desa-desa pionir ini menjadi katalisator bagi visi besar Cirebon Smart City. Dengan desa yang mulai “melek” statistik, arah pembangunan di masa depan tidak lagi bersifat top-down, melainkan berbasis data akurat dari pinggiran.

​”Apresiasi setinggi-tingginya bagi desa yang telah menunjukkan komitmen luar biasa. Inovasi ini adalah investasi jangka panjang demi kesejahteraan masyarakat Cirebon,” pungkas Jigus.(*)

0 Komentar