Buka-bukaan Menpar Widiyanti di Depan Mahasiswa Harvard: Antara Lonjakan Devisa dan Tantangan Tiket Mahal

Menpar-Widiyanti-Putri-Wardhana-Forum-HISA-Universitas-Harvard-Jakarta
Menpar Widiyanti Putri Wardhana memaparkan strategi pariwisata Indonesia Tourism 5.0 di forum HISA Universitas Harvard Jakarta. Foto: Kemenpar RI

2. Dilema Kebijakan Visa: Mencari titik keseimbangan antara pendapatan negara (visa fee) dengan daya saing di kawasan ASEAN.

3. ​Darurat Sampah dan Keamanan: Menjadikan pengelolaan sampah di destinasi sebagai prioritas utama demi menjaga citra nasional.

4. Pengunjung: Mencegah over-tourism untuk melindungi lingkungan dan memastikan praktik pariwisata yang etis.

Baca Juga:Akselerasi Transportasi Jabar: KAI-Pemprov Teken PKS, Luncurkan Kereta Kilat Pajajaran dan Wisata Jaka LalanaKementerian UMKM Targetkan 6.156 Desa Wisata Jadi Sentra Gastronomi, Siapkan KUR Rp300 T

5. Sertifikasi SDM: Melakukan upskilling masif bagi 25,91 juta tenaga kerja pariwisata agar berstandar global.

​Menyongsong 2026: Strategi Tourism 5.0

​Ke depan, Kemenpar mengurasi lima program unggulan yang lebih “berotot”. Indonesia mulai melirik segmen high-end travelers melalui pengembangan sektor seni, desain, dan tekstil, melampaui wisata bahari konvensional.

​Digitalisasi melalui Tourism 5.0 akan menjadi mesin utama. Teknologi ini digunakan untuk mengintegrasikan data wisatawan dan mempermudah pemetaan pergerakan turis guna menghindari kepadatan di satu titik.

​“Pariwisata harus menjadi kekuatan bersama yang menghadirkan kesejahteraan dan kebanggaan nasional,” tutup Widiyanti.(*)

0 Komentar