Tanpa Sekat Birokrasi, Begini Cara Siaga Katon 112 Cirebon Tangani Darurat Hanya Hitungan Menit

Siaga-Katon-112
Petugas pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Cirebon melakukan evakuasi darurat dengan cepat, respons Siaga Katon 112. Foto: Humas Pemkab Cirebon

​CIREBONINSIDER.COM– Wajah layanan publik di Kabupaten Cirebon kini mengalami transformasi signifikan. Melalui integrasi sistem call center Siaga Katon 112, birokrasi penanganan krisis yang dulu terkesan kaku dan berbelit kini berhasil dipangkas habis.

Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 42 insiden darurat berhasil diredam berkat koordinasi lintas sektoral yang kian solid dan responsif.

​Layanan yang dikomandoi oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon ini berperan layaknya dirigen bagi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga:Hadapi Potensi Bencana, Pemkot Cirebon Tetapkan Masa Tanggap Darurat sejak 1 Oktober 2025 sampai April 2026BPBD Ungkap Biang Kerok Banjir Cirebon: Luapan 3 Sungai Kunci Rendam 3.864 Rumah di 10 Kecamatan

Begitu alarm laporan berbunyi, personel Damkar, BPBD, hingga Dinas Sosial bergerak serentak dalam satu komando tanpa terganjal sekat administrasi yang selama ini sering menjadi hambatan di lapangan.

​”Pola kerja lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko di masyarakat. Respon yang diberikan kini jauh lebih cepat, presisi, dan sangat terukur,” tegas Bambang Sudaryanto saat memberikan keterangan terkait efektivitas layanan tersebut.

​Rekam Jejak Penanganan Krisis Sepanjang 2025

​Catatan efektivitas Siaga Katon 112 sepanjang tahun ini terekam jelas dalam berbagai klaster gangguan yang berhasil ditangani.

Urusan keamanan lingkungan menjadi yang paling mendominasi dengan akumulasi 17 kasus, di mana petugas berjibaku mengevakuasi satwa liar hingga menangani hama berbahaya yang mengancam pemukiman warga secara langsung.

Ketangkasan tim di lapangan juga teruji dalam 10 insiden kebakaran yang melanda kawasan strategis seperti pasar, lahan terbuka, serta hunian padat penduduk.

​Dinamika cuaca ekstrem pun tak luput dari pantauan radar Siaga Katon, dengan total 9 aksi tanggap darurat dilakukan untuk mengatasi dampak banjir dan pohon tumbang yang sempat melumpuhkan akses publik.

Melengkapi capaian tersebut, sebanyak 6 intervensi krusial dilakukan pada sektor gangguan teknis dan sosial, mulai dari pengamanan kebocoran gas berisiko tinggi, penanganan kecelakaan lalu lintas, hingga evakuasi serta pemberian bantuan bagi warga terlantar.

Baca Juga:Banjir Kepung 8 Kecamatan di Cirebon, Wabup Jigus Ungkap Temuan Mengejutkan di SungaiCirebon Darurat Banjir: 24 Desa Terendam, Jalur Utama Lumpuh, hingga Gudang Surya Toserba Jebol

​Menuju Standar Tunggal Smart City

​Keunggulan fundamental dari Siaga Katon 112 terletak pada aksesibilitasnya yang sepenuhnya gratis.

Fasilitas bebas pulsa ini meruntuhkan hambatan bagi warga di pelosok desa sekalipun untuk melaporkan kondisi darurat tanpa harus terbebani biaya komunikasi. Hal ini membuktikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat dalam situasi paling kritis.

0 Komentar