Muhammad Abidin Jadi Ketua Tanfidziyah MWC NU Ligung Terpilih Masa Khidmat 2026-2031, Dampingi KH Suhayat

Konferensi-MWC-NU-Ligung
Muhammad Abidin jadi Ketua Tanfidziyah MWC NU Ligung terpilih masa khidmat 2026-2031. Sementara KH Suhayat sebagai Rois Syuriah. Foto: Rahman Prayitno Sodikin/Cirebon Insider

CIREBONINSIDER.COM – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ligung telah dilaksanakan hari ini, Minggu, 18 Januari 2026.

Pelaksanaan konferensi MWC NU Kecamatan Ligung bertempat di Aula Bimbingan manasik haji Al Multazam, Bantarwaru, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.

Dalam pelaksanaan konferensi tersebut terpilih sebagai Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Ligung yaitu KH Suhayat dari Desa Cibogor.

Baca Juga:Launching Greenhouse, LPBI MWC NU Kapetakan Bagikan 3.500 Bibit Cabai ke WargaPCNU Cirebon Lahirkan 2 Program Unggulan: Kalender Abadi dan Sertifikasi Wakaf Gratis

Sementara calon Tanfidziah MWC NU Kecamatan Ligung terdapat dua kandidat, yaitu Muhammad Abidin dan Muhammad Hamdan.

Pemilihan dilakukan dengan cara pemungutan suara yang dilakukan oleh masing-masing ketua ranting yang ada di Kecamatan Ligung. Dari 19 desa yang ada di Kecamatan Ligung hanya satu yang abstain, yakni Ranting Desa Buntu.

Dari pemilihan tersebut keluar hasil perolehan suara yaitu Ustad Muhammad Abidin sebanyak 16 suara. Sementara Ustad Muhammad Hamdan sebanyak 2 suara.

Dari perolehan suara yang ada maka Ustad Muhammad Abidin ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziah MWC NU Kecamatan Ligung terpilih untuk masa khidmat 2026-2031.

Ligung Jadi Percontohan MWC NU di Majalengka

Dalam sambutannya Muhammad Abidin mengatakan, hasil konferensi merupakan amanat yang sangat berat yang harus diemban. Hal ini lantaran MWC NU Kecamatan Ligung merupakan barometer bagi MWC NU lainnya yang berada di Majalengka.

“Saya yakin ini tugas amanah yang sangat berat, karena MWC NU Ligung salah satu corong percontohan MWC di Majalengka,” tutur Abidin dalam sambutannya.

Ia pun berharap agar semua jamaah bisa menjadi satu ikatan dan kompak dalam menghidupkan jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu pula Ketua PCNU Majalengka KH. Muhammad Umar Shobur mengucapkan rasa terima kasih terhadap kepengurusan lama yang lebih dahulu berjuang untuk NU.

“Untuk kepengurusan sebelumnya, selamat dan sukses,” tutur Ketua PCNU Majalengka.

Selain itu juga ia menyampaikan bahwa MWC NU Kecamatan Ligung merupakan MWC NU yang sudah mandiri. Dengan nada guyon khas Nahdlatul Ulama, KH Muhammad Umar mengatakan bahwa PCNU tidak perlu lagi memberikan bantuan untuk MWC NU Ligung.

“Ligung sudah mandiri, maka saya tidak akan membantu,” kelakar ketua PCNU Majalengka. (*)

0 Komentar