“Kami mulai dari yang ringan dan sedang terlebih dahulu, sekitar 90 hingga 95 persen akan kami selesaikan segera. Targetnya, dalam waktu maksimal tiga bulan, lahan-lahan ini harus sudah selesai diperbaiki dan siap berproduksi kembali,” pungkas Amran.
Langkah ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang kuat bagi petani sekaligus menjamin ketersediaan stok pangan nasional di tengah tantangan iklim dan bencana yang tidak menentu.(*)
