”Integrasi data melalui SP2KP memudahkan kami melakukan intervensi jika ditemukan anomali harga di pasar. Tujuannya jelas: stok aman, harga terjangkau,” tulis rilis resmi pemerintah daerah.
Langkah preventif ini diharapkan menjadi benteng kuat bagi perekonomian masyarakat Indramayu sepanjang tahun 2026. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, stabilitas ekonomi diharapkan mampu menciptakan iklim investasi dan sosial yang kondusif di Bumi Wiralodra.(*)
