Sumedang Bidik Investasi lewat Kepastian Hukum di Pertemuan Notaris Jabar

Sumedang-Perkuat-Ekosistem-Investasi
Pemkab Sumedang memperkuat ekosistem investasi melalui jaminan kepastian hukum yang dipadukan dengan promosi potensi lokal secara masif. Foto: Humas Pemkab Sumedang

CIREBONINSIDER.COM – Kabupaten Sumedang bersiap mempertegas posisinya sebagai destinasi investasi unggulan di Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Sumedang secara resmi terpilih menjadi tuan rumah Pertemuan Antar Daerah (PAD) ke-5 Ikatan Notaris Indonesia (INI) wilayah Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Januari 2026 mendatang.

​Agenda besar ini bukan sekadar seremoni organisasi profesi, melainkan langkah taktis Pemkab Sumedang dalam memperkuat ekosistem investasi melalui jaminan kepastian hukum yang dipadukan dengan promosi potensi lokal secara masif.

Baca Juga:3.300 Mahasiswa Unpad KKNM di Indramayu-Sumedang, Sekda Jabar dan Lucky Hakim Perkuat Strategi Anti-MiskinWamenhut: Digitalisasi Sumedang Jadi Percontohan Nasional, Izin Jalan Surian Langsung Dipercepat

​Keamanan Hukum Sebagai “Karpet Merah” Investor

​Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan bahwa kehadiran ratusan notaris dari berbagai penjuru Jawa Barat adalah momentum strategis.

Mengingat notaris adalah pintu pertama dalam legalitas usaha, peran mereka sangat vital dalam membentuk persepsi positif para pemodal.

​”Pertemuan ini adalah panggung bagi Sumedang untuk memperkuat branding daerah. Kami ingin para tamu tidak hanya melihat keindahan alam kami, tetapi juga merasakan potensi besar mulai dari kekayaan kuliner, keelokan Batik Sumedang, hingga daya saing produk UMKM kita,” ujar Fajar saat menerima audiensi Pengurus Wilayah (Pengwil) INI Jawa Barat di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (12/1).

​Fajar menambahkan, sinergi ini adalah upaya konkret pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Kerja sama ini bertujuan menyediakan kepastian hukum yang mutlak bagi masyarakat sekaligus mengakselerasi kemudahan berbisnis di Sumedang,” tegasnya.

​Kolaborasi Strategis 5.000 Notaris Jawa Barat

​Ketua Pengwil Jabar INI, Dhody, mengungkapkan bahwa Jawa Barat memiliki basis profesi hukum yang masif dengan total 5.000 notaris yang tersebar di 25 pengurus daerah.

Untuk agenda di Sumedang, diproyeksikan sekitar 250 perwakilan kunci akan hadir membawa pengaruh signifikan bagi kebijakan investasi.

​Pemilihan Sumedang sebagai lokasi PAD ke-5 didasari atas transformasi wilayah ini yang kian menjadi magnet bagi para penanam modal.

Baca Juga:Stunting Sumedang Turun 6,74%, Wabup Fajar Aldila: Bukan Cuma Program, TPPS Harus Terus KawalWabup Sumedang: Ubi Cilembu Kunci Kedaulatan Pangan, Bukan Beras

​”Sumedang kini menjadi primadona baru investasi. Oleh karena itu, jaminan hukum menjadi aspek krusial. Kolaborasi ini akan menjadi wadah pengawasan profesi yang ketat agar investor merasa aman, nyaman, dan yakin untuk menanamkan modalnya di sini,” kata Dhody.

0 Komentar